YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Aksi pencurian tabung gas elpiji 3 kilogram di Kota Yogyakarta ini berakhir di luar dugaan. Bukannya lolos mulus, terduga pelaku justru “disambut” pukulan bertubi-tubi oleh pemilik rumah yang sudah bersiap sejak awal. Detik-detik penangkapan itu terekam jelas kamera pengawas dan viral di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Suryowijayan, Kemantren Mantrijeron, Minggu (22/2/2026) dini hari. Dalam rekaman CCTV, seorang pria tampak mondar-mandir di sekitar rumah warga dengan gerak-gerik mencurigakan. Ia kemudian mendekati area penyimpanan tabung gas.
Tanpa menyadari dirinya sedang diawasi, terduga pelaku mengambil dua tabung gas subsidi. Namun, di balik mobil yang terparkir tak jauh dari lokasi, pemilik rumah sudah berjongkok sambil memegang tongkat panjang menyerupai stik golf.
Begitu pelaku hendak pergi membawa hasil curiannya, pemilik rumah langsung keluar dan mengayunkan tongkat tersebut. Pukulan mendarat beberapa kali di tubuh pelaku. Terkejut dan kesakitan, pria itu spontan melepaskan dua tabung gas yang baru saja diambil lalu berusaha kabur.
Warga sekitar yang sebelumnya telah siaga ikut mengejar terduga pelaku. Beberapa di antaranya membawa alat pemukul untuk membantu penangkapan.
PS Kasihumas Polresta Yogyakarta Ipda R Anton Budi Susilo membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan kasusnya kini ditangani Polsek Mantrijeron.
Menurut Anton, dua orang telah diamankan dalam perkara ini. Mereka adalah AFP (33), karyawan beralamat di Suryodiningratan, Mantrijeron, serta MYA (20), seorang pelajar atau mahasiswa asal Banyumas, Jawa Tengah. Sementara korban sekaligus pelapor adalah Pardiyo, warga Suryowijayan, Mergangsan, Kota Yogyakarta.
Anton menjelaskan, berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula saat ia memantau CCTV pada Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Ia melihat orang tak dikenal bolak-balik di sekitar rumahnya.
Korban yang sebelumnya pernah kehilangan tabung gas kemudian memberi tahu warga sekitar terkait keberadaan orang mencurigakan tersebut.
“Korban berkoordinasi dengan warga untuk memantau sekitar jalan, sedangkan korban memantau area semak dekat rumah namun tidak ditemukan,” jelasnya saat dikonfirmasi Minggu siang.
Informasi lain sempat diterima korban dari penjual bakmi di sekitar lokasi, yang melihat pengendara motor PCX berboncengan meninggalkan tempat kejadian. Tak lama kemudian, sekitar pukul 01.30 WIB, korban melihat sepeda motor Vario berhenti dan menurunkan satu orang sebelum kembali ke arah utara.
Beberapa saat berselang, sepeda motor KLX warna hijau datang dari arah yang sama dan kembali pergi tanpa membawa barang.
“Selanjutnya terdengar warga berteriak bahwa pelaku pencurian telah tertangkap,” ujarnya.
Hingga kini, kepolisian masih mendalami kasus tersebut, termasuk motif di balik dugaan pencurian tabung gas elpiji subsidi itu. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















