SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Fakta menarik terungkap dalam sidang Citizen Lawsuit (CLS) di Pengadilan Negeri Surakarta (PN Solo), Selasa (3/2/2026). Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ternyata memiliki nama panggilan khusus saat menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali.
Hal itu diungkapkan salah satu rekan KKN Jokowi, Rince Dwi Wijaja, mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM), yang hadir sebagai saksi fakta dalam persidangan tersebut. Menurut Rince, Jokowi kala itu dipanggil dengan nama “Jack”.
“Di desa, kami memanggilnya sebagai Jack,” ungkap Rince di hadapan majelis hakim.
Usai persidangan, Rince menjelaskan alasan di balik panggilan tersebut. Ia mengatakan, panggilan “Jok” sudah terlalu umum sehingga mereka ingin menggunakan nama yang berbeda dan terdengar lebih akrab.
“Namanya kan Joko Widodo. Kalau panggil ‘Jok’ sudah biasa. Kami ingin panggilan yang lain, biar keren. Ya jadinya ‘Jack’. Kami berempat memanggil Joko Widodo dengan nama ‘Jack’, benar-benar Jack, bukan yang lain,” jelasnya.
Rince menyebut, selama menjalani KKN di Desa Ketoyan, Jokowi tinggal bersama tiga mahasiswa lainnya, yakni Rince sendiri, Yohana, serta Eko yang kini telah meninggal dunia.
“Iya, awal mulanya dipanggil Jack dari situ,” imbuh Rince.
Hal senada juga disampaikan Yohana, rekan KKN Jokowi dari Fakultas Hukum UGM. Menurutnya, panggilan tersebut muncul karena kedekatan personal selama menjalani KKN bersama.
“Selama KKN kan kita punya kedekatan. Saya sama Mas Eko juga memanggilnya Jack. Jadi memang sudah terbiasa,” ujar Yohana.
Yohana menambahkan, Jokowi merespons positif panggilan tersebut dan tidak keberatan sama sekali.
“Oh, positif responnya. Suka,” pungkasnya. [Ando]
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














