JEPARA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Setidaknya delapan orang tewas usai pesta minuman oplosan di sebuah tempat karaoke di Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara.
Kasat Reskrim Polres Jepara AKP M Faizal Wildan Umar Rela mengonfirmasi, satu korban kembali meninggal dunia sehingga total korban tewas mencapai delapan orang.
“Korban meninggal saat ini laporan terakhir ada delapan orang.”
Ia menjelaskan, tujuh korban tewas diketahui mengonsumsi miras oplosan di satu lokasi yang sama, yakni di Desa Suwawal Timur. “Tujuh orang dalam satu tempat, yang satu orang ini masih dalam penyelidikan,” terangnya, Jumat (20/2/2026).
Secara keseluruhan, polisi mencatat ada 10 orang yang terdampak kasus ini. Delapan di antaranya meninggal dunia, sementara dua lainnya sempat menjalani perawatan medis sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.
Kasus ini pun berbuntut panjang. Satuan Reserse Kriminal Polres Jepara telah menetapkan empat tersangka. Penetapan tersebut disampaikan Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto dalam konferensi pers di Mapolres Jepara beberapa waktu lalu.
Salah satu tersangka adalah MR alias Pongi (49), pemilik usaha karaoke di Suwawal Timur yang menjadi lokasi para korban menenggak minuman oplosan. Selain itu, polisi juga menetapkan S alias Kancil (31), warga Desa Mambak, Kecamatan Pakis Aji, yang berperan sebagai kurir pengantar minuman beralkohol pesanan MR kepada HN.
Nama HN turut masuk daftar tersangka dan kini berstatus DPO atau dalam pengejaran aparat. Sementara satu tersangka lain berinisial ESW (33), warga Desa Slagi, Kecamatan Pakis Aji, diduga sebagai peracik minuman oplosan tersebut. Ironisnya, ESW juga termasuk dalam daftar korban meninggal dunia.
Polisi masih terus mendalami kemungkinan adanya korban tambahan maupun jalur distribusi miras oplosan tersebut. Tragedi ini kembali menjadi peringatan keras akan bahaya konsumsi minuman beralkohol oplosan yang kerap merenggut nyawa. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














