Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Besok Gerhana Bulan Total, Ini Jadwal dan Imbauan Kemenag

Ilustrasi gerhana bulan total | Wikipedia

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Langit Ramadan akan menyuguhkan peristiwa langka. Pada Selasa (3/3/2026), bertepatan dengan 13 Ramadan 1447 Hijriah, fenomena Gerhana Bulan Total dipastikan melintasi Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Agama pun mengajak umat Islam tidak sekadar menyaksikan, tetapi meresponsnya dengan ibadah.

Kementerian Agama mengimbau umat Islam di wilayah terdampak untuk melaksanakan Salat Gerhana atau khusuf al-qamar.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama, Arsad Hidayat, menegaskan bahwa fenomena tersebut bukan sekadar peristiwa astronomi biasa.

“Gerhana bulan adalah tanda kebesaran Allah Swt. Karena itu, kami mengimbau umat Islam di wilayah yang mengalaminya untuk melaksanakan salat gerhana sebagai bentuk ibadah dan muhasabah diri,” ujar Arsad dalam keterangannya, Senin (2/3/2026).

Ia juga meminta jajaran Kemenag daerah, tokoh agama, ulama, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, imam masjid, hingga pemerintah daerah untuk turut memfasilitasi pelaksanaan salat gerhana.

“Kami menginstruksikan agar pelaksanaan Salat Gerhana dapat dikoordinasikan dengan baik dan dilaksanakan sesuai dengan perkiraan waktu terjadinya gerhana di masing-masing daerah,” katanya.

Arsad berharap gerhana yang terjadi di bulan suci ini dapat menjadi momentum memperkuat solidaritas serta memperbanyak doa bagi bangsa.

“Selain melaksanakan salat sunah gerhana, umat Islam dianjurkan bertakbir dan bershalawat, memperbanyak zikir dan istigfar, bersedekah, serta memanjatkan doa untuk keselamatan bangsa dan negara,” pungkasnya.

Secara astronomi, Gerhana Bulan Total kali ini dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia dengan rentang waktu berbeda sesuai zona waktu.

Wilayah Sulawesi Utara, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan dapat menyaksikan sejak kontak Umbra I pukul 17.49 WITA atau 18.49 WIT hingga berakhir pada kontak Umbra IV pukul 21.17 WITA atau 22.17 WIT.

Sementara itu, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Gorontalo mulai dapat mengamati sejak kontak Umbra II pukul 18.03 WIB atau 19.03 WITA hingga berakhir pukul 20.17 WIB atau 21.17 WITA.

Adapun Sumatra Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, Jakarta, dan Jawa Barat dapat menyaksikan gerhana saat fase puncak pukul 18.33 WIB hingga berakhir pukul 20.17 WIB.

Sedangkan Aceh dan Sumatra Utara mulai dapat mengamati sejak kontak Umbra III pukul 19.03 WIB hingga berakhir pukul 20.17 WIB.

Fenomena gerhana bulan memang tidak terjadi setiap tahun, namun dalam satu tahun setidaknya bisa terjadi dua kali, baik sebagian maupun total. Ramadan tahun ini pun menjadi saksi pertemuan antara peristiwa langit dan ajakan memperdalam ibadah. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

 

Exit mobile version