Beranda Umum Nasional Dua Kecelakaan Maut di Jalur Mudik: 6 Tewas Seketika

Dua Kecelakaan Maut di Jalur Mudik: 6 Tewas Seketika

Ilustrasi mayat | pixabay

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM — Dua kecelakaan dengan pola serupa terjadi di jalur tol Pantura dalam satu hari, Kamis (19/3/2026). Sama-sama menghantam kendaraan besar dari belakang, dua insiden ini menimbulkan korban jiwa dan kembali menyoroti faktor kelelahan pengemudi di tengah padatnya arus mudik.

Peristiwa pertama terjadi di ruas Tol Pejagan–Pemalang KM 290B, Kabupaten Tegal. Sebuah mobil Toyota Calya yang membawa satu keluarga menghantam bagian belakang bus Agra Mas yang sedang berhenti di bahu jalan.

Benturan keras membuat bagian depan mobil ringsek parah. Dari lima penumpang di dalamnya, empat orang meninggal dunia, sementara satu balita kini dalam kondisi kritis.

Korban tewas masing-masing Gunawan (43), Devi Agustina (34), Narendra Dewan Gaozan (9), dan Nafisah Maisaroh (12). Dua korban meninggal di lokasi kejadian, sedangkan dua lainnya mengembuskan napas terakhir saat dirawat di RS Siaga Medika Pemalang.

Satu-satunya yang selamat, balita Nuriel Arshaka Sachio (3), masih menjalani perawatan intensif akibat cedera kepala.

Kasat Lantas Polres Tegal, AKP Bharatungga Dharuning Pawuri, menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.33 WIB saat sistem satu arah (one way) diberlakukan.

“Diduga pengemudi mengantuk, karena tidak ditemukan tanda pengereman atau upaya mengurangi kecepatan,” jelas AKP Wuri.

Baca Juga :  Efisiensi APBN 2026, Anggaran Sejumlah Program Pemerintah Dipangkas, Kecuali MBG!

Ia menyebut kendaraan melaju dari arah barat ke timur sebelum tiba-tiba oleng dan menabrak bus bernomor polisi T 7622 DA yang tengah berhenti untuk mengecek kondisi ban dengan lampu hazard menyala.

Ironisnya, lokasi kecelakaan hanya beberapa kilometer dari pintu keluar tol tujuan mereka di Pemalang.

“Sebentar lagi sebetulnya sudah sampai tujuan, namun kecelakaan terjadi sebelum exit tol,” tambahnya.

Beberapa jam berselang, kecelakaan serupa terjadi di ruas Tol Batang–Semarang KM 368, tepatnya di wilayah Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang.

Sebuah Mitsubishi Xpander yang membawa rombongan keluarga dari Bekasi menuju Solo menghantam bagian belakang bus 27 Trans.

Dua orang tewas dalam kejadian ini, yakni Andi N Darto (48) dan anaknya Athaya Riski (17). Keduanya sempat mendapatkan penanganan medis di RSI Weleri, Kendal, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat di bagian kepala dan dada.

Sementara itu, dua penumpang lainnya mengalami luka serius, yakni Dian Arianta (49) dan putrinya Ariya Satya (13).

Dian mengaku tidak mengetahui persis detik-detik kecelakaan karena dirinya dan anggota keluarga lain tengah tertidur usai menempuh perjalanan jauh sejak Rabu malam.

Baca Juga :  Utang Luar Negeri Indonesia Melonjak Jadi Rp 7.394 Triliun

Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang, Nasrullah, menyebut kecelakaan terjadi saat arus kendaraan melaju dalam skema satu arah.

“Berdasarkan informasi di lapangan, insiden bermula saat kendaraan melaju dari arah barat ke timur di jalur one way. Setibanya di KM 368, diduga terjadi kurangnya antisipasi sehingga terjadi benturan dari belakang,” ungkap Nasrullah.

Dua kejadian ini memperlihatkan pola yang hampir identik: kendaraan kecil menabrak dari belakang saat perjalanan jauh, diduga akibat kelelahan atau kurangnya konsentrasi.

Di tengah euforia mudik, peristiwa ini menjadi pengingat keras bahwa keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama—karena sedikit lengah bisa berujung kehilangan yang tak tergantikan. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

 

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.