YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Hujan deras yang mengguyur Kota Yogyakarta sejak dini hari menyisakan ancaman tersembunyi. Tanah di sebuah permukiman padat di Ketanggungan, Kemantren Wirobrajan, tiba-tiba ambles pada Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 05.18 WIB, merusak bagian dapur rumah warga.
Peristiwa itu terjadi saat sebagian warga masih terlelap. Tanah yang tak lagi mampu menahan beban akibat guyuran hujan deras mendadak runtuh, menyebabkan bangunan dapur milik salah satu warga mengalami kerusakan cukup parah.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Yogyakarta, Nur Hidayat, menjelaskan hasil pengukuran sementara menunjukkan amblesan memiliki panjang sekitar tiga meter dengan kedalaman mencapai dua meter.
“Penyebabnya hujan deras. Dampaknya satu bangunan dapur terdampak cukup serius karena posisi tanah di bawahnya ambles,” jelasnya.
Menurutnya, intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak dini hari membuat kondisi tanah menjadi labil hingga akhirnya tidak mampu menahan struktur di atasnya.
Meski kerusakan yang ditimbulkan cukup signifikan pada bagian dapur, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengalami luka dalam kejadian tersebut.
Tim BPBD telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penilaian dan langkah penanganan awal. Fokus utama saat ini adalah penanganan darurat serta perbaikan pada titik amblesan agar tidak meluas.
“Tim kami sudah meluncur ke lokasi untuk melakukan assessment. Kebutuhan mendesak saat ini adalah perbaikan segera pada titik amblesan tersebut,” pungkasnya.
BPBD juga mengingatkan warga, terutama yang tinggal di kawasan rawan longsor maupun di sekitar bantaran sungai, agar meningkatkan kewaspadaan. Cuaca ekstrem dengan potensi hujan lebat masih diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














