WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pemudik Lebaran 2026 terjadi di jalur penghubung Eromoko–Pracimantoro, Wonogiri, tepatnya di Lingkungan Pulo RT 2 RW 6, Kelurahan Puloharjo, Kecamatan Eromoko, Minggu pagi (15/3/2026) sekitar pukul 09.15 WIB.
Insiden tersebut melibatkan tiga kendaraan sekaligus dan sempat mengejutkan warga sekitar karena terjadi secara tiba-tiba di jalur yang cukup ramai dilalui kendaraan.
Peristiwa itu melibatkan satu unit mobil Honda Freed bernomor polisi AD 1139 GI, mobil Toyota Avanza B 2952 UKX, serta sepeda motor Honda Beat AD 4979 AEG. Benturan beruntun ini diduga dipicu kerusakan pada bagian kendaraan yang menyebabkan mobil tidak lagi bisa dikendalikan oleh pengemudi.
Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo menjelaskan kronologi kecelakaan bermula saat mobil Honda Freed yang dikemudikan SN (58), warga Kelurahan Wonoboyo, Kecamatan Wonogiri, melaju dari arah selatan menuju utara atau dari wilayah Pracimantoro menuju Eromoko.
Saat mendekati lokasi kejadian, kendaraan diduga mengalami kerusakan pada bagian sayap atau tie rod yang patah dan disertai ban pecah. Kondisi tersebut membuat mobil mendadak tidak stabil hingga akhirnya bergerak ke sisi kanan jalan.
“Sesampainya di lokasi kejadian, diduga kendaraan mengalami kerusakan pada bagian sayap atau tie rod yang patah disertai ban pecah sehingga kendaraan tidak dapat dikendalikan dan bergerak ke kanan jalan,” jelas AKP Anom Prabowo.
Di saat yang bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil pemudik Toyota Avanza yang dikemudikan SU (54), warga Cilincing, Jakarta Utara. Mobil Honda Freed kemudian menghantam bagian ban belakang mobil Avanza tersebut.
Benturan tidak berhenti sampai di situ. Sepeda motor Honda Beat yang dikendarai SM (53), warga Kecamatan Pracimantoro, berada tepat di belakang mobil Avanza. Karena jarak yang terlalu dekat, pengendara motor tidak sempat menghindar sehingga turut tertabrak mobil Honda Freed yang kehilangan kendali.
Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor mengalami sejumlah luka. Korban dilaporkan mengalami luka lecet pada kaki, pusing, serta sesak pada bagian dada. Warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan sebelum korban dilarikan ke Rumah Sakit Astrini Wonogiri untuk mendapatkan perawatan medis.
“Untuk korban luka sudah mendapatkan perawatan medis. Sementara pengemudi kendaraan lainnya dalam kondisi selamat,” tambah AKP Anom Prabowo.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal. Polisi membantu evakuasi korban, mengamankan area kecelakaan, serta melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Selain itu, petugas juga mendata kendaraan yang terlibat, mencatat keterangan sejumlah saksi di lokasi, serta melaporkan peristiwa tersebut kepada Unit Laka Satlantas Polres Wonogiri untuk penanganan lebih lanjut.
Dari hasil pendataan sementara, kecelakaan tersebut menyebabkan kerusakan pada beberapa kendaraan dengan total kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta.
Peristiwa ini kembali menjadi warning bagi para pengendara, terutama pemudik yang melintas di jalur antar kecamatan di Wonogiri yang cukup padat selama musim Lebaran.
AKP Anom Prabowo mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum digunakan, mulai dari kondisi ban, sistem kemudi, hingga komponen penting lainnya. Pemeriksaan kendaraan sebelum perjalanan dinilai sangat penting untuk mencegah potensi kecelakaan di jalan raya.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan pengendara sebelum melakukan perjalanan jauh antara lain:
✓ Memastikan kondisi ban tidak aus atau retak
✓ Mengecek tekanan angin ban sesuai standar
✓ Memeriksa komponen kemudi dan suspensi kendaraan
✓ Menghindari membawa muatan berlebihan
✓ Beristirahat jika merasa lelah saat berkendara
Dengan memastikan kendaraan dalam kondisi baik, risiko kecelakaan akibat kerusakan teknis dapat diminimalkan, sehingga perjalanan mudik Lebaran bisa berlangsung lebih aman dan nyaman. Aris Arianto
