SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kepergian sosok wanita hebat dibalik perjuangan dan kesuksesan seorang suami, bahkan kepergiannya masih sangat terasa.
Sosok Hertati Wahyuningsih, istri dari Ketua DPRD Sragen, Suparno meninggal dunia karena sakit.
Bermula almarhumah sempat mengeluhkan kondisi tubuh yang meriang. Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, ia diduga terpapar Demam Berdarah (DB) dan Tipes. Upaya medis pun langsung dilakukan dengan merawat inap Ibu Hertati di RS JIH Solo.
Harapan sempat membuncah pada hari Jumat, saat dokter menyatakan kondisinya membaik dan ada kemungkinan untuk pulang. Lantas saat dirumah Hingga hari Minggu. Dengan penuh kesabaran, Suparno sendiri yang mengantar istri ke toilet ataupun ke tempat tidur.
Pada saat malam Senin menjadi malam yang panjang, hingga akhirnya merujuknya ke RSUD Sragen menjelang subuh. Namun, kondisi Ibu Hertati justru kritis pada siang harinya.Keluarga akhirnya memilih RS Moewardi sebagai ikhtiar merawat sang Istri.
Di sana, di tengah kondisi yang tidak stabil, sebuah momen mengharukan terjadi. Almarhumah sempat memberikan isyarat kode jempol, meminta ciuman dari sang suami, dan minta disuapi madu. Sebuah simbol cinta dan pamit yang tenang.
Akan tetapi tepat pada hari Minggu (1/3/2026) pukul 02:27 WIB, perjuangan Hertati terhenti. Namun, ada satu hal yang memberikan kedamaian di tengah duka mendalam bagi Suparno.
“Alhamdulillah, istri saya meninggal dengan wajah yang sangat cerah,” kata Suparno pada Senin (2/3/2026).
Kepergian ini juga mengungkap sebuah wasiat yang tak disangka. Saat tradisi nyadran beberapa waktu lalu, almarhumah ternyata sudah mengisyaratkan lokasi yang diinginkannya sebagai tempat peristirahatan terakhir. Kini, ia dimakamkan di TPU SI Sragen, bersatu kembali dengan makam sang ibunda yang telah meninggalkannya sejak kecil.
Kini, ratusan doa mengiringi kepergiannya. Suparno, mewakili almarhumah, menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat dan sahabat jika ada kesalahan tutur kata maupun perilaku semasa hidup. Pihaknya juga sampaikan rasa Terima kasih pada semua pihak yang mengirim doa untuk Istri tercintanya.
Bagi sang Ketua DPRD, kepergian istrinya bukan sekadar kehilangan pendamping hidup, melainkan penerimaan amanah besar.
“Saya diberi amanah untuk mengasuh anak dan cucu-cucu kami,” ujarnya.
Hartatik meninggalkan keluarga untuk selama-lamanya yaitu
1. Bapak Suparno, SH. (Suami- Ketua DPRD Kabupaten Sragen).
2. Dian Wahyu Permata Sari (Anak) – Didik Purwanto (Menantu / POLRI)
3. Angga Wahyu Purnama Putra (Anak)
4. Clara Wahyu Puspita Sari (Anak)
5. Nadiva Sauqia Wahyu Aqilah Putri(Cucu)
6. Aina Saoria Athiva Diana Putri (Cucu)
7. Fabian Cheslav Purnama Putra (Cucu)
8. Mikhayla Atiqa Purnama Putri (Cucu)
9. Nizam Purnama Putra (Cucu)
Huri Yanto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















