Beranda Daerah Wonogiri Salat Id di Eromoko Wonogiri Tetap Khidmat Meski Diguyur Hujan Lebat Turun

Salat Id di Eromoko Wonogiri Tetap Khidmat Meski Diguyur Hujan Lebat Turun

Hujan yang turun dengan lebat tidak menyurutkan kekhusyukan jemaah salat Idul Fitri di Desa Baleharjo, Kecamatan Eromoko, Wonogiri, Jumat (26/3/2026) | Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM Hujan yang sempat mengguyur tidak menyurutkan kekhusyukan ratusan jemaah saat melaksanakan Salat Idulfitri di halaman SD Negeri 1 Baleharjo, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Jumat (20/3/2026).

Sekitar 700 jemaah tetap bertahan mengikuti rangkaian ibadah hingga tuntas, meski hujan turun saat pelaksanaan rakaat kedua. Sejumlah jemaah bahkan rela bergeser dan berteduh di teras sekolah hingga kantor desa setempat demi melanjutkan salat dan mendengarkan khotbah.

Salat Id tersebut diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Antar Masjid (BKAM) Desa Baleharjo bekerja sama dengan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Baleharjo.

Bertindak sebagai khatib, Muhamad Arifin yang juga Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo, menyampaikan pentingnya menjaga ketakwaan dan istiqamah setelah Ramadan.

Dalam khotbahnya, ia menegaskan bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan kemenangan setelah berpuasa, melainkan momentum untuk mempertahankan kualitas ibadah.

“Idulfitri adalah hari kebahagiaan bagi orang yang berpuasa, bukan hanya saat berbuka di dunia, tetapi puncaknya adalah ketika berjumpa dengan Allah SWT. Karena itu, ibadah tidak boleh berhenti setelah Ramadan,” ujarnya, seperti dikutip dalam rilis yang dikirim Muhammad Arifin ke Joglosemarnews.

Ia juga mengingatkan bahwa esensi puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari perbuatan maksiat serta menjaga hati dan perilaku. Menurutnya, orang yang bertakwa adalah mereka yang mampu konsisten dalam beribadah, tidak hanya di bulan Ramadan.

Baca Juga :  Fantastis! Pesantren Ramadan SMPN 2 Giritontro Berakhir dengan 1,7 Ton Zakat Fitrah untuk Warga

Untuk menjaga istiqamah, khatib mengajak jemaah memperbanyak doa, menjaga lingkungan pergaulan dengan orang-orang saleh, serta membiasakan amal kebaikan secara berkelanjutan meski dalam jumlah kecil.

Ketua BKAM sekaligus PRM Baleharjo, Warijo, menyampaikan bahwa antusiasme jemaah tetap tinggi meski cuaca kurang bersahabat.

“Alhamdulillah, meski hujan turun saat rakaat kedua, jemaah tetap khusyuk hingga selesai. Sebagian berteduh di teras, tapi tidak mengurangi kekhidmatan ibadah,” katanya.

Baca Juga :  Tebar 1 Ton Ikan di Telaga Rowo, Aksi Besar PT Prima Paper Indonesia Bikin Warga Wonogiri Untung Banyak!

Ia juga menuturkan bahwa masyarakat Baleharjo menyikapi perbedaan penetapan Hari Raya Idulfitri dengan dewasa dan penuh toleransi.

“Sebagian masjid di Baleharjo akan melaksanakan Salat Idulfitri pada Sabtu, 21 Maret 2026. Masyarakat saling memahami dan tetap menjaga kerukunan,” imbuhnya.

Momentum Salat Idulfitri tersebut tidak hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat. [*]

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.