WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Peta kampus elite Indonesia tiba-tiba jungkir balik. Bukan Universitas Indonesia, bukan juga Universitas Gadjah Mada yang duduk di singgasana. Justru nama yang sering dipandang sebelah mata melejit brutal ke puncak.
Adalah Universitas Islam Negeri Ar-Raniry yang resmi dinobatkan sebagai kampus riset terbaik Indonesia versi Scimago Institutions Rankings (SIR) 2026.
Bukan sekadar menang tipis—UIN Ar-Raniry menyalip kampus-kampus besar seperti Institut Pertanian Bogor hingga Universitas Airlangga dengan performa riset yang dinilai lebih kuat, inovatif, dan berdampak.
Scimago sendiri bukan ranking abal-abal. Lembaga ini menilai berdasarkan tiga aspek utama: kekuatan riset, inovasi, dan dampak sosial global. Artinya, posisi nomor satu ini bukan kebetulan—ini hasil kerja panjang yang terukur dan diakui dunia.
Berikut daftar lengkap 10 kampus riset terbaik Indonesia 2026 yang bikin publik kaget:
✓ 1. Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
✓ 2. Universitas Indonesia
✓ 3. Universitas Gadjah Mada
✓ 4. Institut Pertanian Bogor
✓ 5. Universitas Negeri Padang
✓ 6. Universitas Airlangga
✓ 7. Universitas Syiah Kuala
✓ 8. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
✓ 9. Universitas Padjadjaran
✓ 10. Universitas Diponegoro
Fakta paling mencolok: dua kampus berbasis keagamaan Islam sukses menembus 10 besar. Ini bukan kebetulan, tapi sinyal keras bahwa peta kekuatan riset nasional sedang berubah.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amin Suyitno, menegaskan capaian ini bukan hal biasa.
“Ini adalah pencapaian luar biasa yang menunjukkan bahwa PTKI mampu tampil sebagai pemain utama dalam ekosistem riset global. UIN Ar-Raniry telah menjadi role model dalam pengembangan riset yang unggul dan berdampak,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur PTKI Sahiron membuka fakta di balik kesuksesan ini.
“Keberhasilan ini tidak datang secara instan. Ini adalah buah dari konsistensi dalam membangun tata kelola riset yang kuat, peningkatan kualitas jurnal ilmiah, serta jejaring kolaborasi global yang terus diperluas,” jelasnya.
Kementerian Agama kini tak mau berhenti. Dorongan untuk memperkuat riset, publikasi internasional, dan kolaborasi global akan terus digeber agar kampus-kampus PTKI makin agresif bersaing di level dunia.
Yang jelas, hasil SIR 2026 ini bukan sekadar daftar. Ini alarm keras bahwa dominasi kampus lama mulai digeser—dan pemain baru sudah siap menguasai panggung. Aris Arianto
