Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Dua Lab SMKN 5 Semarang Terbakar! 36 Komputer Hangus

Ilustrasi kebakaran | freepik

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM Di saat aktivitas sekolah telah usai dan suasana mulai lengang, kobaran api justru mengamuk di salah satu sudut SMKN 5 Semarang. Insiden ini tak hanya menyisakan puing, tetapi juga menyisakan tanda tanya serius soal keamanan instalasi di lingkungan pendidikan.

Peristiwa kebakaran terjadi pada Kamis (2/4/2026) malam sekitar pukul 21.15 WIB, melanda dua ruang laboratorium yakni praktik listrik dan ruang AutoCAD jurusan arsitektur. Dampaknya, fasilitas penting penunjang pembelajaran tersebut mengalami kerusakan berat.

Keesokan harinya, Jumat (3/4/2026), garis polisi telah terpasang di area terdampak. Bau hangus masih terasa kuat di sekitar lorong menuju kedua ruangan tersebut.

Kerusakan tampak mencolok. Kaca jendela pecah, bagian atap runtuh, dan plafon ambrol. Di dalam ruangan, puluhan unit komputer yang biasa digunakan siswa untuk praktik AutoCAD tidak lagi dapat diselamatkan, hangus bersama peralatan lainnya.

Sisa-sisa kebakaran berserakan di lantai, bercampur dengan air bekas pemadaman yang menggenang di sejumlah titik.

Kejadian tersebut juga sempat terekam dalam video yang memperlihatkan kobaran api membesar di dalam ruang praktik. Api berwarna terang tampak melahap isi ruangan dengan cepat, merusak furnitur hingga struktur bangunan bagian atas.

Dalam kondisi minim pencahayaan, petugas dari Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Semarang harus bekerja ekstra. Mereka menggunakan senter untuk menerangi area dan bahkan menjebol kaca demi mempercepat akses penyemprotan air ke sumber api.

Suasana mencekam semakin terasa saat terdengar suara runtuhan material yang terbakar di tengah proses pemadaman.

Setelah api berhasil dikendalikan, petugas masih melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Asap tipis terlihat masih mengepul dari puing-puing bangunan yang menghitam, sementara bagian atap tampak jebol akibat panas yang tinggi.

Koordinator Petugas Keamanan sekolah, Rizal DS, mengungkapkan bahwa kebakaran diduga dipicu oleh gangguan listrik yang terjadi sebelumnya.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

Exit mobile version