MAGELANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kelengahan di jalan raya kembali berujung petaka. Dua truk terlibat tabrakan frontal di wilayah Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Rabu (15/4/2026) pagi, yang mengakibatkan salah satu sopir sempat terjepit di dalam kabin.
Peristiwa tersebut terjadi di ruas Jalan Blondo–Sawitan, tepatnya di Dusun Kedon, Desa Pasuruan. Laporan kecelakaan diterima aparat kepolisian sekitar pukul 10.05 WIB melalui layanan darurat.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Magelang, Ricky S. Hartono, mengatakan petugas langsung menuju lokasi begitu menerima laporan untuk melakukan penanganan serta mengamankan arus lalu lintas.
Berdasarkan hasil penyelidikan di lokasi kejadian, kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi AA 8439 IE yang dikemudikan Manan (37), warga Wonosobo, melaju dari arah Blondo menuju Sawitan. Saat tiba di titik kejadian, kendaraan diduga melebar ke jalur kanan hingga melintasi marka.
Di waktu bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk Mitsubishi Fuso AB 8012 PL yang dikemudikan Tugiman (58), warga Kulon Progo. Jarak yang terlalu dekat membuat benturan keras tak terhindarkan.
“Diduga pengemudi kurang konsentrasi sehingga kendaraan melewati marka jalan dan bertabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan,” jelas Ricky.
Benturan keras membuat sopir truk Fuso terjebak di dalam kabin. Tim pemadam kebakaran yang datang ke lokasi harus bekerja ekstra untuk mengeluarkan korban.
Komandan Regu 2 UPT Damkar Kabupaten Magelang, Kiswoto, menyebut proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan dan memakan waktu lebih dari setengah jam.
“Kami mendapat laporan pukul 10.07 WIB kemudian langsung menerjunkan satu tim regu 2 untuk melakukan penanganan dan Alhamdulillah korban berhasil dievakuasi dengan selamat hanya mengalami luka pada bagian siku,” Jelas Kiswoto.
Petugas menggunakan sejumlah peralatan seperti Combi Tool, alat pelindung diri, webbing, hingga tandu spinal untuk membebaskan korban dari kabin yang ringsek. Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Merah Putih untuk mendapatkan perawatan medis.
Beruntung, kedua sopir dalam insiden tersebut hanya mengalami luka ringan berupa lecet. Meski demikian, kecelakaan ini tetap menimbulkan kerugian material yang ditaksir sekitar Rp1 juta.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya konsentrasi penuh saat berkendara, terutama di jalur dua arah yang rawan kecelakaan frontal. [*] Disarikan dari sumber berita media daring
