Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Nelayan Asal Pekalongan Tewas Mendadak Saat Melaut di Perairan Sadeng

Ilustrasi mayat | pixabay

GUNUNGKIDUL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Aktivitas melaut yang semestinya rutin berubah menjadi tragedi mendadak ketika seorang nelayan tiba-tiba ambruk dan tak bernyawa di atas kapal, bahkan sebelum waktu kerja berjalan lama.

Korban adalah seorang nelayan asal Pekalongan, Jawa Tengah, bernama Saelan (63). Ia meninggal dunia secara mendadak saat melaut di perairan sekitar 16 mil laut dari Pelabuhan Perikanan Pantai Sadeng, Sabtu (4/4/2026) pagi.

Korban yang diketahui berdomisili di Kecamatan Wonokerto itu sebelumnya berangkat melaut dalam kondisi normal bersama puluhan anak buah kapal lainnya. Namun, situasi berubah drastis dalam waktu singkat setelah kapal meninggalkan pelabuhan.

Koordinator SAR Wilayah I Gunungkidul, Sunu Handoko, memaparkan kronologi kejadian berdasarkan keterangan saksi di lapangan.

“Pada hari Sabtu, 4 April 2026 pukul 07.00 WIB, Saelan bersama 32 ABK berangkat dari Pelabuhan Perikanan Pantai Sadeng. Pada pukul 08.45 WIB di hari yang sama, Saelan sedang melakukan kegiatan seperti biasanya mencuci karpet namun tiba-tiba ambruk telungkup, diperiksa oleh rekan-rekan nelayan lainnya sudah tidak ada denyut nadi. Pada pukul 09.00 WIB setelah melakukan pengecekan ke Saelan, kemudian salah satu dari ABK kapal yaitu saksi, menghubungi petugas SAR Pantai Sadeng guna melaporkan kejadian tersebut,” ungkap Sunu Handoko.

Laporan dari dua saksi, masing-masing Sugi asal Wonogiri dan Rohmat asal Pekalongan, langsung direspons cepat oleh tim SAR. Koordinasi gabungan segera dilakukan dengan berbagai unsur terkait, mulai dari Ditpolairud Pos Sadeng, TNI AL Pos Sadeng, Polsek Girisubo, hingga tenaga medis dari Puskesmas Girisubo.

Hasil koordinasi memutuskan kapal yang membawa korban untuk segera kembali ke pelabuhan guna mempercepat penanganan. Kapal akhirnya berhasil bersandar kembali di Pelabuhan Sadeng sekitar pukul 10.30 WIB.

Setibanya di darat, jenazah Saelan langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju Puskesmas Girisubo untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil penanganan awal, korban dipastikan telah meninggal dunia, meskipun penyebab pasti kematiannya masih dalam proses pemeriksaan oleh pihak berwenang.

Usai proses administrasi medis selesai, jenazah kemudian dipulangkan ke rumah duka di Pekalongan oleh tim SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi I. Peristiwa tersebut menjadi pengingat akan risiko tinggi yang dihadapi para nelayan, bahkan dalam aktivitas yang tampak rutin sekalipun. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

 

Exit mobile version