Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Suasana Guyub Warnai Perayaan Paskah Lingkungan St Matius Jetis

Seluruh umat Lingkungan St Matius Jetis yang hadir dalam perayaan Paskah, melakukan foto bersama di penghujung acara pada Sabtu (18/4/2026) | Foto: Hamdani

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Perayaan Paskah di Lingkungan St Matius Jetis berlangsung hangat dan penuh kebersamaan di rumah Ibu Joko Siswanto, Ngemplak, Gentan, Sukoharjo, Sabtu (18/4/2026) petang.

Kegiatan yang mengusung tema “Bahagia, Inspiratif, Sejahtera” itu diisi dengan renungan, sambutan, hingga aneka permainan yang melibatkan seluruh peserta.

Anton selaku Prodiakon tengah memimpin renungan Paskah | Foto: Hamdani

Acara dimulai pukul 17.30 WIB dengan doa “Ratu Surga” sebagai pembuka. Dilanjutkan kemudian dengan renungan, yang dipandu oleh Prodiakon, Anton. Dalam sesi renungan, Anton mengajak peserta—mulai dari suster, bruder, hingga umat, untuk merefleksikan makna Paskah.

Salah satu suster menyampaikan bahwa Paskah tidak hanya dimaknai sebagai kebangkitan Yesus dari kematian, tetapi juga sebagai peralihan hidup dari yang lama menuju hidup yang baru, yang secara personal, hal itu bergantung pada masing-masing pribadi.

Permainan yang diikuti oleh anak-anak, memberikan ruang ekspresi dan menghangatkan suasana | Foto: Hamdani

Menanggapi hal itu, Anton menegaskan bahwa Paskah merupakan kisah tentang harapan yang tidak pernah mati. Ia menggambarkan suasana saat Yesus disalibkan yang penuh kesedihan dan ketidakpastian, hingga akhirnya kebangkitan pada hari ketiga menjadi tanda bahwa di balik kematian selalu ada kehidupan dan harapan baru.

“Paskah mengingatkan bahwa tidak ada sesuatu yang benar-benar gelap bagi Tuhan. Bahkan setelah kegagalan besar, harapan selalu bisa bangkit kembali,” ujarnya, merujuk pada Injil Yohanes 20:1-9.

Tak memandang usia dan status, orang-orang tua ini pun mengikuti permainan membuat suasana penuh canda dan tawa | Foto: Hamdani

Ia juga mengingatkan umat agar tidak hanya mencari Tuhan saat mengalami kesulitan, tetapi juga tetap mengingat Tuhan dalam sukacita dan kegembiraan. Menurutnya, kepada umatnya, Tuhan tidak memberikan hasil secara instan, melainkan memberikan sebuah proses yang harus dijalani dengan penuh iman.

Renungan kemudian ditutup dengan dilantunkannya lagu “Kristus Bangkit” yang dinyanyikan bersama, menambah suasana khidmat sekaligus penuh sukacita.

Saat peserta yang lain sedang antre makan malam, dua orang anak secara spontan berdiri dan menyanyikan sebuah lagu, membuat suasana semakin ceria | Foto: Hamdani

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Wilayah St Andreas Songgolangit, Irfan. Ia mengapresiasi kekompakan dan kerukunan umat di Lingkungan St Matius Jetis serta berharap kebersamaan tersebut terus terjaga dan berkembang.

Sementara itu, Ketua Lingkungan St Matius Jetis, Yuli, mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh umat. Ia mengaku bangga melihat antusiasme peserta yang hadir untuk merayakan Paskah bersama.

Menurutnya, setiap manusia memang tidak pernah luput dari kejatuhan, namun harus tetap memiliki semangat untuk bangkit kembali karena Tuhan senantiasa memberikan keselamatan dan kasih.

“Tuhan telah memberikan kasih-Nya kepada kita, maka kita juga harus menularkan kasih kepada sesama,” ujarnya.

Ia menambahkan, wujud kasih tidak selalu berupa materi, tetapi bisa diwujudkan melalui hal sederhana seperti bersilaturahmi, menyapa dengan senyum, hingga mendengarkan keluh kesah sesama.

Suasana semakin meriah saat panitia menggelar berbagai permainan, seperti “Konsentrasi” dan “Tebak Gerakan” yang diikuti anak-anak. Bahkan, para orang tua juga turut ambil bagian dalam permainan, sehingga menambah keakraban dan keceriaan.

Sebelum acara ditutup, seluruh peserta melakukan foto bersama dan dilanjutkan makan malam. Di penghujung kegiatan, Rusmanto membawakan panembrama tentang kebangkitan Tuhan Yesus dalam bahasa Jawa sebagai bentuk pelestarian budaya lokal.

Perayaan Paskah itu pun tak terasa telah menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus meneguhkan iman umat dalam kehidupan sehari-hari. Selamat Paskah. Berkah Dalem, Tuhan memberkati… [Hamdani]

 

Exit mobile version