WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur Pracimantoro-Wonogiri. Seorang remaja pengendara Honda Beat harus dilarikan untuk mendapatkan perawatan medis setelah terserempet truk yang diduga mengambil jalur terlalu ke kanan saat menyalip kendaraan lain. Insiden ini terjadi di Dusun Mlangse, Desa Tubokarto, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Kamis malam 14 Mei 2026 sekitar pukul 20.45 WIB.
Peristiwa nahas tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AD 2642 AKG yang dikendarai pelajar berinisial AA (17), warga Kecamatan Pracimantoro. Saat itu korban melaju dari arah Eromoko menuju Pracimantoro atau dari utara ke selatan bersama dua penumpang lainnya.
Di waktu bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk bernomor polisi W 8944 DN yang dikemudikan DB (33), warga Kabupaten Kendal. Diduga saat hendak menyalip kendaraan di depannya, truk mengambil haluan terlalu ke kanan hingga menyerempet sepeda motor korban. Benturan keras pun tak terhindarkan.
Akibat kecelakaan tersebut, pengendara motor AA mengalami patah pergelangan tangan dan jari kiri. Selain itu korban juga mengalami lecet pada dada kanan serta luka robek di bagian dada. Kondisi korban sempat membuat warga sekitar panik karena luka yang dialami cukup serius.
Tidak hanya pengendara, penumpang motor berinisial RW (43) juga mengalami luka robek pada lutut kiri. Sementara seorang anak berinisial AKK (6) dilaporkan mengalami luka ringan akibat kejadian tersebut.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi korban dan penanganan awal di tempat kejadian perkara. Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat terganggu karena warga berkerumun menyaksikan proses evakuasi korban.
Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo menerangkan adanya kecelakaan lalu lintas tersebut.
“Petugas Polsek Pracimantoro bersama Unit Laka Satlantas Polres Wonogiri langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat. Korban segera dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar AKP Anom Prabowo. Aris Arianto
