SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo resmi membuka program studi (prodi) baru S1 Ekonomi dan Keuangan Islam. Pembukaan dilakukan langsung oleh Dekan FEV UNS Prof Bhimo Rizky Samudro, Jumat (22/5/2026).
Wakil Rektor IV UNS Prof Irwan Trinugroho mengatakan pendaftaran prodi S1 Ekonomi dan Keuangan Islam masih dibuka hingga tanggal 2 Juni 2026. Kuota tahun pertama prodi tersebut yakni 60 mahasiswa baru.
“Prodi baru ini dipastikan menjadi prodi yang sudah siap, baik dari segi sumber daya manusia sudah memiliki sejumlah staf pengajar bergelar PhD. Sementara untuk kampus juga sudah siap,” beber Irwan.
Untuk mendukung perkuliahan prodi Ekonomi dan Keuangan Islam, kampus telah memiliki gedung baru yakni Islamic Economic and Bussiness Center bantuan dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Sementara itu, pembukaan prodi baru dirangkaikan dengan kegiatan talkshow Syariah Future Talks Literasi, Inovasi dan Digitalisasi.
Talkshow menghadirkan pembicara Wawan Sugiyarto PhD (Analisis DJPPR Kemenkeu), Khrisna Adityangga (CEO & Fouder Oorth) dan Tastaftian Risfandy PhD (Peneliti perbankan syariah UNS).
Sebelumnya, Rektor UNS Prof Hartono mengungkapkan mengungkapkan, prodi S1 Ekonomi dan Keuangan Islam ditargetkan menerima mahasiswa baru tahun ajaran ini. Hal itu seiring dengan penguatan infrastruktur dan pusat kajian ekonomi syariah di lingkungan kampus.
Menurut Prof Hartono, pembukaan prodi baru didukung dedung Islamic Economics and Business Center yang akan menjadi pusat pengembangan kajian dan riset ekonomi syariah.
“Gedung ini dinamakan Islamic Economics and Business Center. Nantinya akan menjadi wadah pusat-pusat kajian dan riset tentang ekonomi syariah. Dari inisiasi pembangunan gedung ini pula, UNS merintis dan mendirikan Program Studi Ekonomi dan Keuangan Islam,” terangnya. Prihatsari
