Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Wonogiri Masuk 10 Daerah Terbaik Nasional! Solo Semarang Bandung Jogja Tak Ada di Dalamnya

Penghargaan

Sebagian dari para penerima penghargaan daerah dengan rekam e-KTP tembus 100 persen. Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM Kabupaten Wonogiri sukses bikin kejutan di level nasional usai dinobatkan sebagai salah satu daerah dengan capaian perekaman KTP elektronik tertinggi di Indonesia. Bahkan, Wonogiri berhasil menembus angka sempurna yakni 100 persen perekaman dari total penduduk wajib KTP.

Yang bikin publik makin tercengang, nama Wonogiri justru masuk daftar elite nasional bersama wilayah DKI Jakarta, sementara kota besar seperti Solo maupun Semarang malah tidak tercantum dalam daftar 10 kabupaten/kota dengan capaian perekaman e-KTP 100 persen tersebut.

Penghargaan bergengsi itu diberikan langsung oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengelola Data Kependudukan Tahun 2026 di Savero Hotel Depok, Jumat (8/5/2026).

Penghargaan diserahkan oleh Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Ditjen Dukcapil Kemendagri, Muhammad Nuh Al Azhar, kepada daerah-daerah yang dinilai sukses memastikan seluruh warga wajib KTP telah melakukan perekaman KTP elektronik secara menyeluruh.

Dari seluruh Indonesia, hanya ada 10 kabupaten/kota yang berhasil mencapai angka 100 persen perekaman e-KTP. Daftar tersebut didominasi wilayah Jakarta, namun Wonogiri menjadi salah satu daerah yang paling menyita perhatian.

Berikut daftar 10 kabupaten/kota dengan capaian perekaman e-KTP 100 persen di Indonesia tahun 2026:

✓ Kabupaten Kepulauan Seribu
✓ Kota Jakarta Pusat
✓ Kota Jakarta Utara
✓ Kota Jakarta Barat
✓ Kota Jakarta Selatan
✓ Kota Jakarta Timur
Kabupaten Wonogiri
✓ Kota Magelang
✓ Kabupaten Bangkalan
✓ Kabupaten Lombok Timur

Kepala Disdukcapil Kabupaten Wonogiri, Herdian, menyebut capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan daerah dalam membangun tertib administrasi kependudukan hingga menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

“Capaian 100 persen tersebut menunjukkan tingginya komitmen Pemerintah Kabupaten Wonogiri dan seluruh lapisan masyarakat dalam tertib administrasi kependudukan,” katanya.

Menurut Herdian, keberhasilan Wonogiri tidak diraih secara instan. Pemerintah daerah terus melakukan berbagai strategi aktif agar seluruh warga bisa mendapatkan layanan perekaman KTP-el tanpa hambatan.

“Pemerintah Kabupaten Wonogiri secara konsisten melaksanakan pelayanan jemput bola perekaman KTP-el ke panti sosial, SLB, rumah warga berkebutuhan khusus, hingga kelompok masyarakat rentan yang memiliki keterbatasan akses pelayanan,” imbuhnya.

Program jemput bola tersebut menjadi salah satu faktor paling menentukan. Petugas turun langsung ke lapangan demi memastikan tidak ada satu pun warga wajib KTP yang tertinggal dalam proses perekaman data kependudukan.

Tak hanya itu, kolaborasi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, kelurahan hingga operator pelayanan juga disebut berjalan sangat solid. Dukungan masyarakat pun ikut mempercepat capaian luar biasa tersebut.

Keberhasilan perekaman e-KTP 100 persen ini punya dampak besar terhadap berbagai layanan publik. Data kependudukan yang lengkap dan akurat menjadi fondasi penting untuk pelayanan kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, pemilu hingga sistem pelayanan digital pemerintah.

Prestasi nasional ini sekaligus membuat nama Wonogiri semakin diperhitungkan dalam urusan administrasi kependudukan di Indonesia. Saat banyak daerah masih mengejar target perekaman, Wonogiri justru sudah menembus angka sempurna.
Aris Arianto

Exit mobile version