YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Keceriaan wisata pantai yang dinikmati dua pelajar asal Kabupaten Malang mendadak berubah menjadi momen menegangkan. Keduanya nyaris menjadi korban ganasnya arus balik (rip current) Pantai Parangtritis setelah tanpa sadar terseret semakin jauh dari bibir pantai.
Beruntung, kesigapan petugas SAR yang berjaga di lokasi berhasil menggagalkan potensi tragedi tersebut. Kedua bocah berusia 12 tahun itu berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Korban diketahui berinisial MICW (12) dan ETAZ (12), warga Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Keduanya datang ke Pantai Parangtritis bersama rombongan SD/MI Al-Hidayat pada Minggu (31/5/2026).
Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda DIY, Kombes Pol Som Pardede, mengatakan insiden itu terjadi sekitar pukul 08.05 WIB.
Berdasarkan informasi yang diperoleh petugas, rombongan pelajar tiba di kawasan Pantai Parangtritis sekitar pukul 05.30 WIB. Setelah berada di lokasi wisata, kedua korban bermain air di area yang ternyata memiliki arus balik cukup kuat.
“Karena terlalu asyik bermain air, kedua korban tidak menyadari telah terbawa arus ke tengah laut hingga mengalami kesulitan untuk kembali ke tepian,” ujar Som Pardede saat dikonfirmasi, Senin (1/6/2026).
Situasi tersebut segera diketahui petugas SAR yang sedang melakukan pemantauan di kawasan pantai. Melihat kedua anak mulai kesulitan menyelamatkan diri, petugas langsung bergerak melakukan pertolongan.
Tim penyelamat berenang menuju lokasi korban dengan membawa pelampung serta papan surfing untuk mempercepat proses evakuasi. Setelah berhasil dijangkau, kedua korban kemudian dibawa kembali ke daratan.
Setelah tiba di tepian pantai, MICW dan ETAZ langsung dievakuasi ke Posko SAR guna menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
Berkat respons cepat petugas gabungan, kedua pelajar tersebut berhasil selamat tanpa menimbulkan korban jiwa.
Proses penyelamatan melibatkan personel dari SAR Ditpolairud Polda DIY, SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III Parangtritis, serta Satgas Linmas Jogo Segoro Kabupaten Bantul.
Som Pardede kembali mengingatkan para wisatawan agar tidak mengabaikan rambu-rambu keselamatan saat berkunjung ke kawasan pantai selatan. Arus balik yang kerap muncul di sejumlah titik Pantai Parangtritis dapat membahayakan pengunjung yang bermain terlalu jauh dari bibir pantai.
“Petugas mengimbau para wisatawan agar selalu mematuhi arahan petugas pantai dan tidak bermain air di area yang ditandai berbahaya atau berpotensi terjadi arus balik guna menghindari kejadian serupa,” pungkasnya.
