SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tegalayu hanya menerima 5 siswa didik saat SPMB 2026. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dwi Ariyatno potensi SDN Tegalayu sebenarnya besar, hanya saja ada beberapa kekurangan.
“Sebenarnya potensinya besar karena area luas lahannya, jumlah ruangannya, kondisi lingkungannya itu bersih, tenang. Hanya saja mungkin kekurangannya memang petunjuk arah. Karena memang ini kan di daerah perkampungan di belakang Polres,” ungkap Dwi Ariyatno.
Ditambahkan Dwi, letak SDN Tegalayu ada di area pemukiman yang kebetulan dikelilingi oleh kantor dan area komersil.
“Rata-rata mereka menerima anak siswa itu dari Barat, dari Purwosari, Kampung Brengosan. Kemudian mantan atau kakak dari sini, kebetulan mereka tempat tinggalnya sudah agak jauh di luar kota. Jadi kelihatannya mungkin potensi dari lingkungan terkait dengan anak siswa belajar ini memang minim,” sambungnya.
Dwi menyebut di area Tegalayu ini potensi anaknya sedikit. Dikarenakan juga beberapa orang tua siswa sudah memilih sekolah yang lebih dekat.
“Kalau sekiranya memungkinkan untuk kita lakukan upaya upgrade. Tadi sudah ketemu dengan kepala sekolah. Kelihatannya perlu untuk dipublikasikan. Jadi memungkinkan potensi ini bisa dimunculkan dengan berbagai aktivitas anak. Supaya nanti orang tua kemudian bisa melihat kegiatan pembelajaran yang ada di sekolah. Dengan lingkungannya yang tertata rapi, bersih, ini juga mungkin bisa menjadi pertimbangan,” katanya.
Dwi meyakini tidak semua orang di luar kampung Tegalayu dan di Purwasari. Tahu kondisi dan letak sekolahan. Sehingga perlu untuk dipublikasikan.
“Siapa tahu dengan seperti itu mereka punya referensi dan juga tahu atau paham dengan wilayah yang ada di di Tegalayu ini,” pungkasnya. Ando
