WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Suasana petang di Dusun Padangan, Desa Banyakprodo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, mendadak berubah mencekam. Bunyi benturan keras dari dua sepeda motor membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi. Di tengah badan jalan, dua pengendara tampak tergeletak usai terlibat tabrakan yang cukup keras pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Peristiwa kecelakaan itu terjadi di ruas jalan penghubung Kecamatan Tirtomoyo menuju Kecamatan Karangtengah, jalur yang setiap hari dilalui warga untuk beraktivitas. Insiden melibatkan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AD 2596 BAG dengan sebuah sepeda motor yang tidak menggunakan pelat nomor.
Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo menegaskan pengendara pertama diketahui berinisial FA (23), warga Desa Banyakprodo, Kecamatan Tirtomoyo, yang mengendarai Honda Vario. Sementara pengendara motor lainnya adalah SW (55), warga Desa Tirtomoyo, Kecamatan Tirtomoyo, yang mengendarai sepeda motor tanpa nomor polisi.
Berdasarkan informasi, kecelakaan bermula ketika SW melaju dari arah Karangtengah menuju Tirtomoyo. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang Honda Vario yang dikendarai FA.
Sesampainya di lokasi kejadian, Honda Vario diduga bergerak terlalu ke kanan hingga memasuki jalur kendaraan dari arah berlawanan. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari. Benturan keras pun terjadi dan mengakibatkan kedua pengendara terpental lalu terjatuh di badan jalan.
Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berdatangan untuk memberikan pertolongan awal sambil menunggu petugas datang. Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi terbaru mengenai kondisi korban.
“Petugas Satlantas Polres Wonogiri yang menerima laporan segera menuju lokasi kejadian. Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, mengatur arus lalu lintas, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi guna mengetahui secara pasti kronologi kecelakaan,” jelas dia.
Hasil olah TKP sementara menunjukkan kecelakaan diduga dipicu pengendara Honda Vario kurang berhati-hati saat berkendara dan mengambil jalur terlalu ke kanan hingga memasuki lajur kendaraan dari arah berlawanan. Dugaan tersebut masih didalami oleh petugas sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Polisi mengimbau seluruh masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Pengendara diminta tetap berada di jalur masing-masing, menjaga konsentrasi, mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI, serta melengkapi surat-surat kendaraan sebelum bepergian. Kewaspadaan menjadi kunci utama untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya. Aris Arianto
