Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Tiga BBM Nonsubsidi Turun Mulai 1 Juli 2026, Pertamax Tetap Nangkring di Rp 16.250 per Liter

Ilustrasi SPBU. | pixabay

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kabar baik bagi pengguna bahan bakar nonsubsidi. Mulai Rabu (1/7/2026), PT Pertamina (Persero) menurunkan harga tiga jenis BBM nonsubsidi, yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Namun tunggu dulu, di tengah penyesuaian tersebut, ternyata harga Pertamax justru tetap bertahan di angka Rp 16.250 per liter untuk wilayah Pulau Jawa.

Penyesuaian harga itu diumumkan Pertamina melalui daftar harga terbaru yang dirilis di aplikasi dan laman resmi MyPertamina. Selain Pertamax yang tidak berubah, Pertamax Green 95 juga masih dipasarkan dengan harga lama di sejumlah daerah.

Untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, Pertamax masih dijual Rp 16.250 per liter. Sementara itu, Pertamax Turbo mengalami penurunan menjadi Rp 19.300 per liter, atau lebih murah Rp 1.450 dibandingkan harga sebelumnya yang mencapai Rp 20.750 per liter.

Penurunan paling signifikan terjadi pada Dexlite yang kini dibanderol Rp 19.700 per liter setelah sebelumnya berada di level Rp 23.000 per liter. Artinya, harga Dexlite turun Rp 3.300 per liter.

Adapun Pertamina Dex juga ikut mengalami koreksi harga. BBM jenis diesel berkualitas tinggi tersebut kini dijual Rp 21.150 per liter, turun Rp 3.650 dari harga sebelumnya sebesar Rp 24.800 per liter.

Sementara itu, Pertamax Green 95 masih dipasarkan dengan harga Rp 17.000 per liter.

Di sisi lain, harga BBM bersubsidi belum mengalami perubahan. Pertalite tetap dijual Rp 10.000 per liter, sedangkan Biosolar subsidi masih bertahan di harga Rp 6.800 per liter.

Pertamina menjelaskan bahwa harga BBM nonsubsidi tidak sama di seluruh Indonesia. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang ditetapkan oleh masing-masing pemerintah daerah.

Berikut daftar harga BBM Pertamina yang berlaku mulai 1 Juli 2026 di berbagai wilayah:

Sumatera (Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung)

Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau

Kawasan FTZ Sabang

Kawasan FTZ Batam

Jawa dan Bali (DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT)

Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur

Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara

Sulawesi

Maluku dan Papua

 

Exit mobile version