SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Dugaan video tak senonoh di bianglala sekaten viral di media sosial, sejak beberapa hari terakhir. Dalam tangkapan layar yang tersebar luas media sosial tiktok pemilik akun bernama agatha_ntz menuliskan.
“Jadi ceritanya saya menemani anak saya yang masih berumur 1,4 thn naik bianglala di sekaten alun2 utara pada sabtu 8 agustus. Saya mau niatnya bikin video biasa untuk diupload ke story WA. Tapi malah saya melihat hal tidak senonoh yg dilakukan anak muda tersebut seperti yang terlihat pada video tidak hanya 1 kali tapi beberapa kali kalo berhenti di atas.
Tolong mas/mbak, sekaten ini penuh wahana anak-anak, dan ini tu di tempat umum, anak kecil banyak yg main ke sini.
Kalau dilihat anak-anak bagaimana? Bukankah malah menjadi contoh buruk? @respatiardi gimana ini pak.
Bagaimana jika anak-anak di usia emas melihat hal seperti itu? Kalau anak saya mah belum paham ya karena masih 1 tahun”
Koordinator lapangan sekaten dari Berkah Ria, Ismoyo saat dikonfirmasi mengaku sudah melakukan penelusuran dan melakukan pemanggilan terhadap yang mengaku merasa dirugikan.
“Bahwa (dia) itu tidak melakukan hal tersebut. Bahkan dari pihak yang di video itu pun, berencana akan melaporkan tindakan penyebaran video itu ke polisi. Kalau kita mengikuti dari apa namanya, media sosial yang saat ini itu,” ungkap Ismoyo saat dihubungi.
Ismoyo menyebut apa yang dituduhkan di media sosial tersebut tidak benar adanya. Setelah melakukan klarifikasi pihak yang direkam.
“Dari pihak ceweknya itu kan dia menunduk mungkin karena takut atau apa nggih. Karena itu kan video tidak penuh. Kemudian itu spontanitas kalau menurut pengamatan saya. Spontanitas dari orang yang mungkin di ketinggian takut kemudian menunduk seperti itu. Nah, ini dikonotasikan buruk oleh apa namanya, yang membuat video tersebut,” jelasnya.
Ismoyo mengaku selain melakukan komunikasi dengan pihak yang dirugikan. Dirinya juga telah melakukan komunikasi dengan pihak kepolisian.
“Kalau memang nanti pihak yang merasa dirugikan itu mau melaporkan yang mengunggah video tersebut. Itu nanti akan diterima dan akan ditindaklanjuti dari pihak yang berwenang,” katanya.
Ismoyo kembali menegaskan bahwa apa yang terjadi di bianglala tersebut adalah bentuk ketakutan dari perempuan yang sengaja menunduk di paha cowoknya.
“Mungkin ketika kita mencermati video itukan tidak ada hal yang tidak senonoh. Itu tidak logis kalau menurut kita sih. Itukan berputar ketika ke atas terus turun. Tidak mungkin, dalam sepersekian detik dari atas ke bawah melakukan hal tersebut kan tidak mungkin,” tandasnya. Ando
