Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Kumpulkan Juru Parkir Masjid Sheikh Zayed, Respati Ardi Ancam Cabut Izin Jukir “Ngepruk

Walikota Solo, Respati Ardi menemui juru parkir di kawasan Masjid Raya Sheikh Zayed, Jumat, (14/08/2026) sore. Pasca viralnya permasalahan parkir ngepruk di kawasan Masjid Zayed yang tak kunjung usai. Ando

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Walikota Solo, Respati Ardi menemui juru parkir di kawasan Masjid Raya Sheikh Zayed, Jumat, (14/08/2026) sore. Pasca viralnya permasalahan parkir ngepruk di kawasan Masjid Zayed yang tak kunjung usai.

Pertemuan digelar di sebuah warung yang letaknya persis di depan Masjid Raya Sheikh Zayed.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Kepala Kemenag Kota Solo, Direktur Masjid Raya Sheikh Zayed, Kepala Kebangpol, serta jajaran forkopimda lainnya.

Dalam pertemuan tersebut Respati sekaligus meresmikan Satgas Penanganan Gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat di Masjid Zayed.

“Jadi hari ini saya sudah sampaikan untuk menyanksi tegas jika ada pungli, biaya parkir yang di luar ketentuan,” ungkapnya.

Selain itu pihaknya berencana membuat kawasan wisata khusus dengan tarif khusus di sebelah barat Masjid Raya Sheikh Zayed.

“Jadi warga yang ingin berkunjung itu mengetahui tarif yang berlaku. Intinya sekarang sudah terang semuanya. Oknum-oknum akan kita tindak tegas,” ungkapnya.

Respati menjelaskan penindakan tegas yang dimaksud disini adalah pencabutan hak pengelolaan parkir. Jika masih kedapatan melakukan tindakan parkir ngepruk.

“Kita cabut hak pengelolaan parkir yang ada di sana. Sudah disampaikan juga bahwa nantinya akan dibawa ke polsek ada sanksi tipiring dan lain-lain. Sesuai ketentuan dari penegak hukum,” sambungnya.

Respati menyebut masih akan ada 2 kali rapat koordinasi (rakor) lagi membahas tentang masalah perparkiran yang ada di kawasan Masjid Raya Sheikh Zayed.

“Memang disini masih abu-abu semua. Masih liar semua. Kemarin sudah kita tarik yang viral parkir Rp 100 ribu, karcisnya sudah kita tarik, sudah kita sita. Maka dari itu inilah titik baliknya nanti penataan parkir di Zayed,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Perparkiran Dinas Perubungan Kota Surakarta, Haryono Nugroho, mengatakan bahwa pihaknya bakal berkoordinasi dengan pemangku wilayah.

Serta mendata ulang jumlah jukir di kawasan Masjid Raya Sheikh Zayed. Ini dilakukan seiring rencana penataan titik parkir di depan masjid.

“Akan dikoordinasikan dulu dengan wilayah. Mau didata dulu petugas parkirnya berapa terus yang di sini berapa. Mau dijadikan pusat di sini (eks Denbekang) perkiraannya. Setelah penataan penanggung jawab lokasi parkir eks Denbekang langsung Kemenag Surakarta,” pungkasnya. Ando

Exit mobile version