Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Pasar Murah!Minyak Goreng Rp17.500 dan Beras Murah Diburu Warga, ASN Dilarang Beli, ini Syarat dan Lokasinya

Pasar Murah

Pasar murah dalam rangka HUT KE81RI di Wonogiri. Dok. Pemkab Wonogiri

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Harga kebutuhan pokok kembali menjadi perhatian masyarakat. Di tengah kebutuhan belanja rumah tangga yang terus berjalan, warga Wonogiri mendapat kesempatan membeli sejumlah komoditas pangan dengan harga lebih terjangkau melalui Gerakan Pangan Murah dan Penyaluran Subsidi Harga Pangan, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan yang digelar dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut berlangsung mulai pukul 08.00 WIB. Lokasinya berada di Halaman Stadion/ STC Pringgondani Wonogiri dan Halaman Kantor Kecamatan Pracimantoro.

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Wonogiri bersinergi dengan Bulog serta sejumlah kelompok pangan dan pelaku UMKM lokal untuk menghadirkan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar.

Warga bisa mendapatkan berbagai komoditas, mulai dari beras SPHP, beras gapoktan, Minyakita, minyak premium, telur, gula pasir, sayur, buah, olahan pangan, hingga lele segar dan lele marinasi.

Yang paling menarik perhatian, dalam program subsidi harga pangan, minyak goreng premium dijual dengan harga Rp17.500 per liter. Program tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Wonogiri.

Namun, pembelian minyak goreng bersubsidi tidak bisa dilakukan tanpa syarat. Ada ketentuan yang harus dipenuhi masyarakat.

✓ Bukan ASN, TNI, atau Polri
✓ Memiliki KTP Jawa Tengah
✓ Membawa fotokopi KTP
✓ Satu KTP maksimal membeli 2 liter minyak goreng
✓ Masyarakat diimbau membawa tas belanja sendiri

Program tersebut mengusung tagline “Ngopeni Pangan Ngelakoni Sinarengan” dan menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga keterjangkauan pangan bagi masyarakat.

Sementara itu, Gerakan Pangan Murah juga melibatkan Gapoktan Wonogiri, KTNA Wonogiri, Pinsar Telur, Pokdakan atau kelompok budidaya ikan, serta UMKM lokal.

“Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar sekaligus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Kabupaten Wonogiri,” demikian inti tujuan kegiatan yang disampaikan penyelenggara.

Masyarakat pun dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan harga yang lebih ringan. Selain berbelanja, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi produk pangan lokal Wonogiri untuk bertemu langsung dengan konsumen.

Kegiatan tersebut mengusung semangat Wonogiri Maju Sejahtera Berkelanjutan serta tema HUT ke-81 RI, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Aris Arianto

Exit mobile version