Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Toyota Fortuner Terjun ke Jurang Cubluk Wonogiri, Gagal Menanjak Mundur Tak Terkendali

Kecelakaan

Momen Toyota Fortuner terjun ke jurang Cubluk Wonogiri. Dok. Polres Wonogiri

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Manuver sebuah Toyota Fortuner di jalan menanjak di Kelurahan Giritirto, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, berakhir tragis. Mobil bernomor polisi AD 1025 UH itu gagal masuk ke akses jalan menuju sebuah rumah makan, kemudian mundur tak terkendali hingga terguling ke jurang sedalam sekitar 3 meter.

Kecelakaan tunggal tersebut terjadi pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB di Lingkungan Cubluk, RT 4 RW 4, Kelurahan Giritirto.

Satu penumpang mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis. Korban berinisial F (42) mengalami luka terbuka pada bagian kepala dan langsung dilarikan ke IGD RSUD Wonogiri.

Sementara itu, pengemudi berinisial W (38) dilaporkan tidak mengalami luka.

Kapolsek Wonogiri Kota Iptu Pradana Dwi Atmaja menjelaskan, kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal. Saat kejadian, Fortuner melaju dari arah timur, tepatnya dari Perempatan Gudangseng, menuju ke arah barat atau kawasan RM Saung Gunung.

Sesampainya di lokasi, pengemudi hendak membelokkan kendaraan ke kanan untuk masuk ke jalan menuju rumah makan tersebut. Namun, saat berada di tanjakan, kendaraan diduga tidak berhasil melewati akses jalan.

Pengemudi kemudian mencoba memundurkan mobil.

“Sesampainya di lokasi, pengemudi hendak berbelok ke kanan menuju jalan masuk RM Saung Gunung. Saat kendaraan menanjak, mobil tidak berhasil masuk dan kemudian pengemudi mencoba memundurkan kendaraan,” kata Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Haris Munandar Hasyim, Kamis (20/8/2026).

Saat kendaraan dimundurkan, situasi justru berubah menjadi tak terkendali. Mobil diduga kehilangan kendali hingga bergerak mundur menuju sisi jurang.

Fortuner tersebut kemudian terjungkal dan terguling ke belakang sekitar satu kali sebelum akhirnya berhenti di dasar jurang dengan kedalaman kurang lebih 3 meter.

Benturan tersebut menyebabkan seorang penumpang mengalami luka pada bagian kepala. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Wonogiri untuk mendapatkan perawatan.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan. Selain mengecek kondisi korban dan melakukan olah tempat kejadian perkara, polisi turut membantu proses evakuasi kendaraan dari dasar jurang.

Pengaturan arus lalu lintas juga dilakukan agar proses penanganan kecelakaan tidak mengganggu pengguna jalan lain.

“Personel kami segera melakukan evakuasi dan pengamanan di lokasi untuk memastikan proses penanganan kecelakaan berjalan aman serta tidak mengganggu aktivitas pengguna jalan lainnya,” jelas AKP Anom Prabowo.

Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi. Dokumen kendaraan turut diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

Dari pemeriksaan awal, kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi kehilangan kendali ketika melakukan manuver di jalan menanjak. Namun, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Untuk semua pengendara agar ekstra berhati-hati ketika menghadapi tanjakan, turunan maupun akses jalan sempit yang membutuhkan manuver.

Terlebih saat kendaraan harus berhenti atau bergerak mundur di medan menanjak, pengemudi perlu memastikan posisi kendaraan benar-benar aman sebelum melakukan manuver. Aris Arianto

Exit mobile version