Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Wonogiri Peringkat 2 Nasional, Aktivasi IKD Tembus 57,47 Persen

Administrasi kependudukan

Penyerahan penghargaan dari Mendagri ke Disdukcapil Wonogiri. Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kabupaten Wonogiri kembali mencuri perhatian di tingkat nasional. Kali ini bukan lewat pembangunan fisik, melainkan dari capaian Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang menempatkan Wonogiri di peringkat kedua nasional.

Melansir laman resmi Pemkab Wonogiri, Selasa (11/8/2026), capaian tersebut diumumkan dalam Rapat Koordinasi Nasional Dukcapil dan Rilis Data Kependudukan Bersih Semester I Tahun 2026 di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (3/8/2026).

Wonogiri mencatat persentase aktivasi IKD mencapai 57,47 persen dan berhasil meraih IKD Dukcapil Prima Award 2026 sebagai salah satu daerah dengan capaian aktivasi IKD tertinggi di Indonesia.

Penghargaan itu diserahkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian didampingi Direktur Jenderal Dukcapil Teguh Setyabudi. Penghargaan diterima Kepala Disdukcapil Kabupaten Wonogiri, Herdian.

Manfaat IKD semakin terasa di tengah kebutuhan masyarakat terhadap layanan administrasi yang cepat dan praktis. Melalui identitas digital, masyarakat diarahkan untuk memanfaatkan layanan kependudukan berbasis digital tanpa selalu bergantung pada dokumen fisik.

Capaian 57,47 persen tersebut tidak muncul begitu saja. Pemkab Wonogiri mendorong percepatan aktivasi melalui berbagai langkah, mulai dari pelayanan jemput bola, pelayanan berbasis desa, edukasi kepada masyarakat hingga pemanfaatan inovasi layanan digital.

Keterlibatan pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan bersama masyarakat menjadi bagian penting dalam mengejar tingginya angka aktivasi tersebut.

Penghargaan tingkat nasional ini sekaligus menjadi dorongan bagi Disdukcapil Wonogiri untuk memperluas pemanfaatan IKD. Targetnya bukan sekadar mengejar angka aktivasi, tetapi memastikan semakin banyak masyarakat bisa menikmati layanan administrasi kependudukan yang lebih cepat, mudah, aman dan terintegrasi.

Posisi runner-up nasional tersebut menjadi sinyal bahwa transformasi layanan administrasi kependudukan di Wonogiri terus bergerak. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan capaian sekaligus memperluas penggunaan IKD agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan. Aris Arianto

Exit mobile version