SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Solo memasuki hari ke-7 pada Selasa (8/9/2026). Kepala Pelaksana BPBD Kota Solo, Ari Dwi Daryatmo, mengonfirmasi bahwa dari empat zonasi yang ada, penanganan di Blok C telah berhasil dikendalikan sepenuhnya.
Ari menjelaskan, pada awal kejadian terdapat tiga area yang terdampak kobaran api, yakni Blok B, C, dan D, sementara Blok A berada dalam kondisi aman. Pada hari ketujuh penanganan, progres pemadaman di Blok C dinyatakan clear. Meski demikian, tim Pemadam Kebakaran tetap menyiramkan air secara berkala dan memantau potensi titik asap tersembunyi dengan memanfaatkan drone.
“Jadi di awal kemarin itu ada 3 blok yang terdampak. Blok B, blok C, dan blok D. Untuk blok A itu masih eh aman semuanya. Untuk hari ini dapat kami laporkan untuk progres di blok C itu sudah terkendali, sudah clear. Artinya walaupun sudah bisa dikondisikan dengan tim Damkar ini tetap dilakukan pembasahan. Tetap kita monitor ketika ada titik-titik asap yang tidak bisa kita baca lewat drone biasa, langsung kita antisipasi,” ungkap Ari.
Kemudian dilanjutkan Ari, di Blok D TPA Putri Cempo sudah menunjukkan progres yang sangat luar biasa, artinya sudah 90% lebih.
Pada hari ini dari tim Damkar dan tim DLH juga sudah bergerak. Artinya ada beberapa titik-titik yang di blok D yang di basahi. Kemudian dibantu alat berat.
“Ada eskavator, dari Dinas Lingkungan Hidup mengerahkan 2 eskavator. Kemudian helper juga dari Dinas Pemadam Kebakaran. Sehingga untuk area yang di blok D sudah. Kemudian yang di blok B yang sebelah selatan ini tetap kita tangani. Terutama mengamankan jalur sudet yang ada di lokasi Putri Cempo,” terangnya.
Lebih lanjut, Ari menjelaskan bahwa BMKG telah menyampaikan dari tanggal 9 sampai dengan tanggal 11 dimungkinkan ada awan di sekitar TPA Putri Cempo.
“Kemungkinan antara tanggal 9 sampai dengan 11 nanti mungkin ada kegiatan TMC operasi modifikasi cuaca. Itu dimungkinkan ada awan yang berada disekitar sini,” tandasnya. Ando
