Beranda Daerah Wonogiri Bukan Sekadar Senam! Aksi Regu Harimau SMPN 2 Wonogiri Bawakan Lagu Judi...

Bukan Sekadar Senam! Aksi Regu Harimau SMPN 2 Wonogiri Bawakan Lagu Judi Rhoma Irama, Pesannya Ngeri-Ngeri Sedap

Senam anti judi
Senam anti judi oleh regu Harimau SMPN 2 Wonogiri. Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Panggung Pentas Seni (Pensi) Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa) SMPN 2 Wonogiri di Kolam Keceh Bulusulur, Jumat (2/10/2026), mendadak berubah menjadi panggung kampanye antijudi.

Regu Harimau mencuri perhatian lewat penampilan Senam Rhoma Irama dengan iringan lagu legendaris “Judi”. Gerakan mereka yang lincah dan kompak membuat ratusan siswa, guru serta orang tua yang menyaksikan ikut terpaku.

Namun pesan yang dibawa bukan hanya soal gerakan senam.

Pilihan lagu tersebut sengaja menghadirkan pesan tentang bahaya judi yang dikemas melalui musik dan gerakan. Lirik lagu Rhoma Irama berbicara tentang dampak judi terhadap kehidupan, keluarga hingga masa depan.

Pesan itu terasa relevan ketika judi online semakin mudah ditemukan melalui telepon seluler dan berbagai platform digital.

Lewat penampilan tersebut, pesan untuk menjauhi judi disampaikan dengan cara yang dekat dengan dunia pelajar. Tidak melalui ceramah panjang, tetapi lewat musik, gerakan dan kreativitas di atas panggung.

Rangkaian Perjusa SMPN 2 Wonogiri sebelumnya diawali dengan upacara api unggun. Para peserta duduk melingkar mengikuti amanat Kepala SMPN 2 Wonogiri Utami Padri Astuti, M.Pd., yang juga Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) Gudep SMPN 2 Wonogiri.

Baca Juga :  Tiang WiFi Dicuri Lintas Provinsi, Modusnya Bikin Geleng Kepala: Disembunyikan Dicat Ulang Lalu Dijual Rp14,8 Juta

Utami mengajak para peserta memahami api unggun bukan hanya sebagai bagian dari kegiatan Pramuka, tetapi juga sebagai simbol harapan dan kepedulian terhadap sesama.

“Api unggun ini menyalakan harapan dan cinta kasih sesama. Inilah salah satu Dharma Pramuka, cinta kasih kepada sesama,” ungkap Utami.

Ia kemudian mengajak peserta mengambil pelajaran dari nyala api yang terlihat kecil tetapi tetap mampu memberikan cahaya.

“Jangan remehkan api yang kecil. Sekecil apapun api bisa menerangi. Belajar dari hal yang kecil untuk memperoleh yang besar. Tidak ada yang instan, semua harus diupayakan,” jelasnya.

Peserta juga diajak melihat kegiatan Perjusa sebagai kesempatan untuk mengenal lingkungan dan memperoleh pengalaman baru.

“Dari tempat yang berbeda, kita duduk bersama dalam satu lingkaran. Ini pengalaman baru yang berharga. Mari kita jaga lingkungan, jangan sia-siakan alam. Makna Pramuka adalah muda sejati yang menapakkan kaki di tempat baru untuk mencari pengalaman,” pungkasnya.

Selain Senam Rhoma Irama, panggung Pensi Perjusa juga diisi berbagai pertunjukan lain. Kethek Ogleng, tarian modern serta kreativitas gerak dan lagu turut ditampilkan oleh peserta.

Baca Juga :  Proyek Rabat Jalan 400 Meter di Wonogiri Bakal Telan Anggaran Rp465 Juta

Rangkaian kegiatan tersebut membuat Perjusa tidak hanya berisi aktivitas kepramukaan. Kreativitas siswa dipakai untuk menyampaikan berbagai pesan, mulai dari kebersamaan, kepedulian terhadap lingkungan hingga ajakan menjauhi perilaku yang dapat merusak masa depan.

Di tengah pertunjukan yang meriah, penampilan Regu Harimau dengan lagu “Judi” menjadi salah satu bagian yang memiliki pesan paling kuat: musik lama bisa dikemas menjadi media edukasi yang dekat dengan generasi pelajar. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.