SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak tiga siswa di SMP Negeri wilayah pinggiran di Sragen dinyatakan tidak lulus pada tahun ajaran 2021/2022 ini.
Mereka tidak lulus karena tidak mengikuti ujian akhir sekolah yang dijadikan sebagai salah satu syarat penentu kelulusan siswa.
Hal itu terungkap dari rekapitulasi akhir kelulusan tingkat SMP yang dilansir Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen, Kamis (16/6/2022).
Kepala Disdikbud Sragen, Suwardi melalui Kabid Pembinaan SMP, Sukisno menyampaikan untuk kelulusan tahun ini, jumlah siswa kelas IX yang lulus tercatat sebanyak 11.736 siswa dari total 11.739 siswa.
Mereka berasal dari 89 SMP negeri dan swasta yang ada di wilayah Kabupaten Sragen.
“Ada tiga siswa yang tidak lulus tahun ini. Mereka dari SMP negeri pinggiran. Mereka tidak lulus karena tidak mengikuti ujian lantaran sudah memilih bekerja,” paparnya Kamis (16/6/2022).
Sukisno menguraikan pihak sekolah sudah berupaya melakukan pendekatan persuasif dengan meminta agar ketiganya pulang terlebih dahulu untuk ujian.
Namun hingga batas akhir ujian selesai, mereka tetap memilih untuk melanjutkan kerja dan melepaskan kans untuk menamatkan bangku SMP.
“Tapi secara umum, kelulusan tahun ini sudah bagus. Karena hanya 3 yang tidak lulus itupun karena mereka memang sudah memilih bekerja,” pungkasnya. Wardoyo