JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Hanya Gara-gara Makan Siang Diberikan Pakai Tangan Kiri, Pak Haji di Sragen Ini Nekat Pukuli Istrinya

Kapolsek Masaran AKP Mujiono didampingi Danramil Kapten Agus saat memediasi pasutri yang mengadu di Polsek Masaran, Selasa (30/1/2018). Foto/JSnews
Kapolsek Masaran AKP Mujiono didampingi Danramil Kapten Agus saat memediasi pasutri yang mengadu di Polsek Masaran, Selasa (30/1/2018). Foto/JSnews

SRAGEN – Seorang kakek bergelar haji asal Dukuh Tanggungmulyo,  Desa Karangmalang,  Masaran,  berinisial H. SA (65) diadukan oleh istrinya sendiri,  DW ke polisi,  Selasa (30/1/2018). Pak haji itu diadukan ke Polsek lantaran dianggap telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap sang istri.

Ironisnya, pengaduan itu dipicu hanya gara-gara persoalan sepele. Pak Haji merasa tidak terima dilayani makan dengan tangan kiri. Padahal sang istri merasa dia memberikan makan dengan tangan kanan ke suaminya.

Baca Juga :  Kasus Siswi SD Diperkosa Massal 3 Pelajar SMP dan Guru Silat, Kapolres Sragen Pastikan Segera Bergerak. Pernah Ungkap Kasus Eksploitasi 305 Anak

Kasus itu terungkap ketika pasutri itu dimediasi di Polsek Masaran, Selasa (30/1/2018) pagi.  Mediasi dilakukan di Polsek setelah sang istri tidak terima dengan perlakuan kasar suaminya.

Di hadapan Babhinkamtibmas Karangmalang,  Bripka Wahid Didik mewakili Kapolsek AKP Mujiono,  korban menceritakan kejadian berawal ketika dia menyiapkan makan siang untuk suaminya.

Baca Juga :  6 Fakta Terbaru Kasus Perkosaan Massal Siswi SD di Sragen. Kapolres Ungkap 16 Saksi hingga Visum!

Saat itu,  ia seperti biasa menyajikan dengan tangan kanan. Namun ternyata suaminya menganggap makanan itu diberikan dengan tangan kiri. Seketika Pak Haji yang merasa tak dihormati,  langsung kalap.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua