Site icon JOGLOSEMAR NEWS

Kolam Amblas 7 Meter di Gunungkidul Semakin Meluas

Tribunnews

JOGJA- Ada fenomena mencengangkan di Pedukuhan Petoyan, Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Gunungkidul, yakni kolam yang amblas. Dan kini, amblasnya kolam tersebut makin meluas. Selang tiga hari ini, kedalaman kolam juga terus bertambah.

Kapolsek Purwosari AKP Budi Kustanto melalui anggota Humas Polsek Purwosari Brigadir Chrismawan menjelaskan, setelah kejadian pertama pada Sabtu (20/1/2018), pihaknya terus melakukan pemantauan.

Kedalaman kolam setelah amblas enam meter, sedangkan pantauan terakhir yang dilakukan petugas pada Rabu (24/1/2018) siang, kedalaman kolam sudah tujuh meter atau bertambah satu meter.

“Ada peningkatan setelah tiga hari pasca amblesnya kolam,” kata Chrismawan saat dihubungi Kompas.com, Rabu.

Sampai saat ini belum diketahui penyebab amblasnya kolam tersebut. Pihak kepolisian dan pemerintah Kecamatan Purwosari sudah melakukan koordinasi terkait amblesnya kolam yang terletak di pinggir jalan Purwosari-Parangtritis itu.

Petugas kepolisian pun sudah memasang garis polisi agar masyarakat tidak masuk di sekitar kolam. “Nanti akan dikoordinasikan dengan pihak terkait untuk mencari solusi agar tidak meresahkan masyarakat,” ucapnya.

Selain amblasnya kolam, Chrismawan mengatakan, di sekitar lokasi muncul fenomena alam lainnya, yakni keluarnya air dari dalam tanah di sekitar warung milik warga.

“Bapak Kapolsek sudah mengimbau warga untuk tetap tenang dan waspada,” ujarnya.

Seorang warga yang bermukim di depan kolam yang ambles tersebut, Warti, menuturkan bahwa sejak kolam itu ambles, di pekarangannya tiba-tiba muncul mata air. Meski airnya sangat jernih dan mengalir cukup deras, tetapi kemunculan mata air yang tiba-tiba itu justru membuatnya khawatir.

Ia mencemaskan pekarangan yang muncul mata air dadakan tersebut akan bernasib sama seperti kolam yang ambles tersebut.

“Airnya (dari mata air baru) keluar kencang sekali, baru muncul pas usai kolam di depan itu ambles. Saya khawatirnya malah nanti ikut amblong,” ucap Warti.

Untuk diketahui, sebelum kolam di depan kantor Kecamatan Purwosari ini ambles pada hari Sabtu lalu, warga mendengar dentuman dari dalam tanah. Kolam yang awalnya memiliki kedalaman hanya sekitar 30-40 cm mendadak dalamnya menjadi enam meter. Tribunnews

 

Exit mobile version