JOGLOSEMARNEWS.COM Market

Pasar Gedhe dan Pasar Legi Jadi Lokasi Pasar Murah untuk Menekan Harga Sembako

Sejumlah warga tengah antri membeli sejumlah komoditas yang dijual dalam pasar murah yang digelar di Pasar Nusukan, Banjarsari, Solo, Senin (29/1/2018). Pasar murah juga digelar di Pasar Gede dan Pasar Legi. Foto : Jsnews/Satria Utama
Sejumlah warga tengah antri membeli sejumlah komoditas yang dijual dalam pasar murah yang digelar di Pasar Nusukan, Banjarsari, Solo, Senin (29/1/2018). Pasar murah juga digelar di Pasar Gede dan Pasar Legi. Foto : Jsnews/Satria Utama

SOLO-Masyarakat Kota Solo menyambut gembira pasar murah yang di gelar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Surakarta.
Di hari pertama, pasar murah yang digelar pada 29-30 Januari 2018 disambut antusias warga. Sejumlah komoditi yang dijual dalam pasar murah yang digelar serentak di Pasar Gede, Pasar Legi dan Pasar Nusukan habis terjual.

Sejumlah komoditi seperti beras, minyak goreng, gula pasir, cabai, daging ayam dan komoditas lainnya langsung ludes diborong pembeli. Informasi yang berhasil dihimpun, harga sejumlah komodititas yang dijual di pasar murah jauh lebih rendah dibanding harga pasaran. Selisih harga rata-rata mencapai Rp 3.000.

Seperti di Pasar Nusukan, Senin pagi, antusiasme warga yang tinggi.
Suwarti (52) warga Nusukan ini mengaku senang dengan adanya pasar murah.

Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , ibu empat anak ini mengaku telah membeli sejumlah komoditas yang dijual di pasar murah. Menurut dia, selain kualitas yang bagus, selisih harga mencapai Rp 3.000 dibanding harga pasaran.”Selisihnya Rp 3.000. Tadi saya membeli gula pasir, minyak goreng, beras dan daging ayam,” terang dia.

Tidak hanya harga yang murah, kualitas sejumlah komoditas yang dijual juga bagus. Begitupula dengan komoditas lain, seperti gula pasir, minyak goreng dan yang lainnya.

“Seperti beras, harganya Rp 10.000 tiap kilogramnya. Kualitasnya tidak kalah beras yang harganya Rp 13.000 di pasaran,” sambung dia.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua