loading...
Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman saat memimpin pengawalan rombongan suporter Bonek dan Aremania di Pos Kota, Jumat (2/2/2018). Foto/JSNews

SRAGEN– Sedikitnya 1000an suporter Persebaya yang dikenal dengan istilah Bondo Nekat (Bonek) sudah mulai berdatangan dan melintasi wilayah Sragen menuju ke Solo pada Jumat (2/2/2018). Pengamanan ekstra diberikan untuk mengawal rombongan suporter mulai dari perbatasan Sragen-Ngawi hingga ke perbatasan dengan Karanganyar.

Aliran suporter yang akan mendukung kesebelasan kesayangan mereka berlaga di delapan besar Piala Presiden itu sudah terlihat sejak pagi. Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman mengungkapkan mereka sudah berdatangan dan melintasi Sragen sejak pagi namun tidak bersama rombongan besar.

“Sudah ada sejak pagi. Tapi mereka itu yang berangkat lebih dulu. Ada sekitar 1000an yang sudah lewat Sragen dan sampai di Solo. Alhamdulilah perjalanan lancar dan tidak ada masalah,” paparnya Jumat (2/2/2018).

Baca Juga :  Kecelakaan Maut 2 Motor di Patihan Sragen. Hendak Belok Kanan, Kakek-Kakek Tewas Dipenggal Motor Pak Guru dari Belakang

Kapolres menguraikan pengawalan dilakukan mulai dari pintu masuk perbatasan Sambungmacan hingga ke Grompol Masaran. Sebelum masuk ke Sragen, para suporter yang menaiki truk itu terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan terkait barang bawaan mereka.

Personel di Poslantas Sragen Kota saat mengamankan rombongan suporter Bonek yang menaiki truk, Jumat (2/2/2018). Foto/JSnews

Pemeriksaan dilakukan untuk mengantisipasi adanya barang bawaan yang bisa berbahaya seperti senjata tajam dan lain-lain. Menurut hasil koordinasi dengan kepolisian Jatim, rencananya rombongan besar suporter Bonek maupun Aremania akan bertolak dari Jatim pada Sabtu (3/2/2018) dinihari sekira pukul 01.30 WIB.

“Diperkirakan sampai di Sragen pagi hari. Tapi pengamanan terus kita lakukan sejak pagi tadi sampai semua rombongan melintas dengan lancar. Malam ini kita lakukan pengerahan dan ploting personel termasuk bantuan dari Polda Jateng. Pengamanan kita pertebal dengan penempatan setiap penggal jalan,” tandasnya.

Baca Juga :  Satu Pasien PDP Corona Asal Sragen Kota Meninggal, DKK Langsung Instruksikan Semua Anggota Keluarganya Diisolasi

Kapolres menambahkan total ada sekitar 648 personel dari Polres Sragen dan Polda Jateng yang diterjunkan untuk mengawal perjalanan rombongan dua kelompok suporter yang pernah bentrok di Sragen pada 2015 itu. Wardoyo