JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

UNBK SMP Hari Pertama di Karanganyar Sempat Kacau. Server Drop, Siswa Tak Bisa Login

Sekda Karanganyar saat menggelar sidak UNBK di salah satu SMPN Senin (23/4/2018). Foto/Wardoyo
Sekda Karanganyar saat menggelar sidak UNBK di salah satu SMPN Senin (23/4/2018). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR- Hari pertama pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di Karanganyar, masih ditemukan sejumlah kendala. Diantaranya, para peserta ujian, tidak dapat melakukan log in secara serentak. Seperti yang dialami para peserta UNBK SMP Negeri 1 Colomadu.

Ketua Komisi D DPRD Karanganyar, Endang Muryani, usai melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah sekolah pelaksana UNBK, mengatakan, SMP Negeri 1 Colomadu merupakan salah satu sekolah yang melaksanakan UNBK, Hanya saja, sekolah ini belum memiliki fasilitas sebagai pendukung UNBK. Untuk mengikuti UNBK sebanyak 251 siswanya hars di mobilisasi dan mengikuti ujian ke SMK Adi Sumarmo.

Saat akan mengikuti UNBK sesi pertama, denngan materi uji Bahasa Indonesia, para peserta tidak dapat log in secara bersamaan. Kondisi ini sempat membuat para peserta bingung, namun segera dapat teratasi.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 di 9 Provinsi Meroket Tajam, Semua Tempat Hiburan Malam, Karaoke dan Pusat Perbelanjaan Diminta Ditutup!

“ Memang ada kendala. Para peserta ujian tidak dapat log ini secara bersamaan. Laporan yang kami terima, kondisi ini terjadi secara nasional. Ini harus menjadi perhatian utama dan jangan sampai terjadi di hari kedua,” kata Endang, Senin (23/04/2018).

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi, usai melakukan sidak ke sejumlah sekolah, kepada waratawan, mengatakan, secera keseluruhan, pelaksanaan UNBK hari pertama berjalan lancar. Sekolah yang melaksanakan UNBK, namun belum memiliki fasilitas laboratorium komputer, mengikuti UNBK ke sejumlah sekolah yang memiliki laboratorium komputer.

Baca Juga :  Awas, Tim Penindakan Terbentuk, Warga Karanganyar Tak Boleh Lagi Sepelekan Prokes. Nekat Gelar Acara Kerumunan, Bupati Sebut Bisa Dibubarkan Paksa!

“ Secara keseluruhan, UNBK berjalan lancar. Jika ada kendala, itu hal yang wajar. Kiya akan teris melakukan evaluasi sehingga pelaksanaan UNBK semakin baik,” kata Samsi.

Sebagaimana diketahui, sebanyak  103 SMP/MTs di Karanganyar  melaksanakan UNBK dan UNKP. Dari jumlah ini, 78 SMP/MTs di Karanganyar dipastikan melaksanakan UNBK dan 25 SMP lainnya akan melaksanakan UNKP. Untuk UNBK mandiri tercatat sebanyak 24 SMP/MTs, selebihnya 54 SMP/MTs di mobilisasi ke sejumlah sekolah yang memiliki laboratorium komputer. Wardoyo