Beranda Daerah Sragen 1.000 Relawan Ayo Obah Sragen Siap Menangkan Sudirman-Ida. Blunder Kartu Tani Bikin...

1.000 Relawan Ayo Obah Sragen Siap Menangkan Sudirman-Ida. Blunder Kartu Tani Bikin Masyarakat Bawah Berpaling Dari Ganjar

1249
BAGIKAN
Ketua Relawan Gerakan Ayo Obah Sragen, Dodok Sartono (depan kaos hitam) dan Ketua Fraksi PKB Sragen, Faturrohman (tengah) bersama puluhan relawan Ayo Obah Kecamatan Sidoharjo meneriakkan yel-yel pemenangan Sudirman-Ida, Kamis (31/5/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN-  Sedikitnya 1.000 relawan komunitas kewirausahaan “Ayo Obah” di 20 kecamatan di Sragen menyatakan siap bergerak untuk memenangkan pasangan Sudirman Said-Ida Fauziah di Pilgub Jateng 27 Juni 2018.

Kian kompaknya relawan ditambah tren masyarakat grass root yang mulai merasakan kegagalan program pemerintahan sekarang, dinilai menjadi faktor yang menguatkan keyakinan mereka untuk bisa memenangkan paslon nomor urut 2 itu di Pilgub mendatang.

Hal itu terungkap dalam pembekalan kewirausahaan relawan Ayo Obah di Sragen Kota dan Sidoharjo, Kamis (31/5/2018). Pembekalan relawan Sragen Kota dipusatkan di Ayam Geprek,  dilanjutkan pembekalan relawan Sidoharjo di rumah Agus di Taraman,  Sidoharjo.

Koordinator Relawan Ayo Obah Sragen,  Dodok Sartono mengungkapkan konsep pemberdayaan wirausaha lewat gerakan Ayo Obah itu dijalankan mengadopsi program Oke Oce Jakarta yang dibawa ke Jateng.

Menurutnya konsep itu juga selaras dengan program Sudirman-Ida yang diantaranya menekan kemiskinan hingga 6 % dan menciptakan 5 juta lapangan kerja baru.

“Lewat gerakan Ayo Obah ini kita ingin membangun kemandirian masyarakat lewat UMKM. Karena UMKM di Sragen ini masih rentan,  ada 19.000 UMKM yang rentan karena dikelola secara tradisional. Dengan gerakan Ayo Obah harapannya UMKM itu bisa terwadahi dan bisa lebih sustainable. Yang belum punya usaha kita dorong untuk merintis usaha, ” paparnya di hadapan puluhan relawan Ayo Obah Sidoharjo Kamis (31/5/2018) petang.

Menurutnya Sidoharjo dan Sragen menjadi dua kecamatan terakhir dari 20 kecamatan yang diberikan pelatihan. Dengan 50 peserta dan relawan tiap kecamatan,  sejauh ini gerakan Ayo Obah sudah merekrut sekitar 1.000 relawan di semua kecamatan.

Selain kewirausahaan,  mereka juga disiapkan untuk pemenangan Sudirman-Ida di Pilgub Jateng. Dodok memandang sejauh ini respon gerakan Ayo Obah sangat positif di desa-desa dan kalangan petani.

“Sambutan masyarakat sangat baik di grass root utamanya petani. Keluhan yang dirasakan kartu tani jadi blunder. Bukannya membantu, tapi malah menyulitkan dapat pupuk karena kuota pupuk tiap tahun malah dikurangi terus, ” jelasnya.

Baca Juga :  Gara-gara Teroris, Semua Mahasiswa Wajib Lapor Akun Medsos ke Kampus. Rektor Diminta Mengawasi!

Kekuatan relawan dan dukungan masyarakat itu diharapkan menjadi bola salju yang terus mengembang dan bisa mengantarkan Sudirman-Ida menggeser incumbent di Pilgub nanti.

Sementara, Ketua Fraksi PKB Sragen,  Fathurrohman yang hadir di acara itu mengapresiasi antusiasme kalangan muda di Sidoharjo untuk bergabung sebagai relawan Ayo Obah. Dari 50 relawan itu,  merupakan perwakikan dari setiap desa 5 orang yang siap menjadi kader dan memenangkan Sudirman-Ida di Pilgub..

“Alhamdulilah sambutan cukup bagus. Dari 5 perwakilan yang kita undang tiap desa,  hadir semua dan mereka menyatakan siap bekerja keras memenangkan Sudirman-Ida, ” terangnya.

Keberadaan relawan dan gerakan Ayo Obah itu juga menambah keyakinannya untuk bisa mengantar kemenangan Sudirman-Ida baik di Sragen maupun Jateng. Terlebih, dari pengamatannya selama keliling ke bawah,  antusias masyarakat utamanya kalangan petani untuk mendukung Sudirman-Ida dinilai luar biasa.

“Yang paling dirasakan ya masalah kartu tani. Setiap kali saya turun ke bawah, mendengar satu kata kartu tani itu saja masyarakat sudah paham bener bahwa produk pemerintahan Ganjar itu gagal dan malah menyusahkan petani.  Sehingga mereka sudah tidak mau lagi mendukung incumbent. Petani sudah tahu bahwa itu hanya pencitraan dan sama sekali nggak membantu tapi malah bikin ribet, ” terangnya. Wardoyo