Beranda Daerah Sragen Peringatan Kelahiran Pancasila di Sragen, Presiden Jokowi Ingatkan Pentingnya Gotong-Royong dan Pengamalan...

Peringatan Kelahiran Pancasila di Sragen, Presiden Jokowi Ingatkan Pentingnya Gotong-Royong dan Pengamalan Pancasila

140
BAGIKAN
Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Pemkab Sragen, Jumat (1/6/2018). Foto/Humas Kab

SRAGEN – Peringatan Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni di Sragen diperingati dengan upacara di halaman Pemkab Sragen,  Jumat (1/6/2018). Dalam amanahnya yang dibacakan bupati,  Presiden Jokowi menekankan pentingnya menjaga gotong royong dan pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Upacara dipimpin Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati sebagai inspektur upacara didampingi Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno, Forkompimda Sragen, dan jajaran Kepala OPD.

Bupati Sragen selaku Inpekstur upacara, saat membacakan Pidato Presiden Indonesia, Joko Widodo yang  isinya adalah Pancasila sebagai berkah yang indah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa kepada kita, melalui perenungan. pergulatan pemikiran dan kejernihan batin para founding fathers Indonesia.

Pancasila pertama kali diuraikan secara jelas oleh Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945, kemudian dituangkan dalam Piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945 dan dirumuskan secara final pada tanggal 18 Agustus 1945.

Para pendiri bangsa dari berbagai kelompok, golongan dan latar belakang duduk bersama untuk menetapkan Pancasila sebagai pemersatu segala perbedaan. Pancasila berperan sebagai falsafah dan dasar negara yang kokoh, yang menjadi fondasi dibangunnya Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Rangkaian proses besar tersebut harus selalu kita ingat, kita dalami semangatnya dan kita pahami rohnya. Adalah tugas dan tanggung jawab kita untuk memastikan bahwa Pancasila selalu hadir dalam setiap sudut kehidupan serta hati dan pikiran kita. Pada peringatan Hari Lahir Pancasila di tahun 2018 ini, kita harus meneguhkan semangat kita untuk bersatu, berbagi dan berprestasi.

“Bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini harus kita manfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat etos peduli dan berbagi. Semangat gotong royong yang merupakan budaya luhur bangsa harus terus kita pupuk sebagai sumber energi besar Indonesia untuk menggapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat,” ujar bupati membacakan sambutannya.

Baca Juga :  Konstruksi Rapuh dan Membahayakan, Jembatan Darurat Tanggan Tak Bisa Difungsikan. Warga Mengeluh, Jalan Kampung Jadi Korban

Lebih lanjut Bupati juga menjelaskan mengenai penyelenggaraan Asian Games yang akan dilaksanakan 18 Agustus 2018 di Indonesia.

Untuk itu Presiden Joko Widodo melalui sambutan pidatonya menyampaikan dengan modal semangat dan energi kebersamaan, akan mampu berprestasi untuk memenangkan kompetisi. Semua diminta harus percaya diri dan berani bersaing dalam kehidupan dunia yang semakin terbuka dan kompetitif.

“Saya yakin semangat berprestasi itu tertanam kuat di dada para atlet kita untuk mengibarkan bendera merah putih di Asian Games dan Asian Para-games yang diselenggarakan tahun ini,” urainya.

Selain itu juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar semangat bersatu, berbagi dan berprestasi akan meneguhkan derap langkah kita dalam membawa Indonesia menuju negara yang maju dan jaya.

“Para ulama dan tokoh agama, para guru dan ustad, para politisi dan jajaran aparat pemerintahan, para anggota TNI dan Polri, para pekerja dan pelaku ekonomi, serta seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama mengamalkan Pancasila dalam keseharian kita”.

Kegiatan Upacara selesai dilanjutkan acara tambahan dengan pemberian bantuan/hadiah dalam rangka hari jadi Sragen ke 272 dan hari jadi Lingkungan Hidup, berupa kursi roda anak penyandang cacat dan tropi/piagam pemenang lomba. Wardoyo