JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Partai Garuda Ditolak, Belum Ada Parpol Yang Daftar Caleg di Sragen

SRAGEN- Hingga sehari jelang penutupan pendaftaran Calon Anggota Legislatif (Caleg) Senin (16/7/2018), belum ada satu pun parpol yang resmi mendaftarkan Bacalegnya ke KPU Sragen. Satu parpol yang datang mendaftar, yakni Partai Garuda, terpaksa ditolak lantaran berkasnya belum lengkap.

“Tadi jam 16.00 WIB, dari Partai Garuda datang untuk mendaftar dan membawa berkas. Tapi setelah kami cek, ternyata ada beberapa kelengkapan yang masih kurang. Ada berkas pakta integritas dan surat BBB yang kurang dan salinan AD/ART partai. Akhirnya kita suruh kembali dan melengkapi dulu, ” papar Komisioner KPU Sragen Divisi Teknis, Ibnu Prakosa mewakili Ketua KPU Sragen, Ngatmin Abbas, Senin (16/7/2018) malam.

Baca Juga :  Geger Karyawan PG Mojo Sragen Ditemukan Tewas di Ranjang Rumah Kontrakannya. Sempat Ikut Ronda Malam, Jasadnya Dievakuasi Petugas Berpakaian APD Lengkap

Selain Partai Garuda, Ibnu menguraikan beberapa utusan parpol sebenarnya juga sudah datang. Akan tetapi baru sebatas koordinasi perihal kelengkapan berkas untuk mendaftar.

Dengan belum adanya parpol yang mendaftar, praktis hampir semua parpol dipastikan akan mendaftar di hari terakhir penutupan pendaftaran pada besok (Selasa, 17/7/2018). KPU sudah mengantisipasi berondongan parpol pendaftar Caleg dengan standby sejak pagi hingga pendaftaran yang akan ditutup pukul 24.00 WIB.

Baca Juga :  Biadab, Sudah 3 Siswi SMP Jadi Korban Predator Anak Asal Mondokan Sragen. Korban Selalu Diancam Dibunuh, Dibekap dan Dicekik Sebelum Diperkosa di Kuburan Cina

“Tadi terakhir yang sudah konfirmasi, Nasdem akan berangkat mruput (pagi-pagi),  lalu Golkar pukul 10.00 WIB,  Demokrat juga pagi. Yang jelas kita memang harus siap sejak pagi sampai malam. Karena besok adalah hari terakhir dan penutupan pendaftaran, ” jelasnya.

Ibnu menambahkan untuk daftar nama Bacaleg, nantinya akan bisa dibuka dan diakses secara luas lewat website ketika sudah ditetapkan menjadi DCS maupun DCT. Wardoyo