loading...
Loading...
Kondisi pelajar korban kecelakaan maut gasak tronton di Mondokan, Sragen sebelum dievakuasi. Foto/Istimewa

SRAGEN- Misteri kecelakaan maut yang menewaskan satu pelajar dan satunya kritis di di Jalan Solo-Purwodadi KM 36, di Dukuh Ngroto, Sumberejo, Mondokan, Minggu (15/7/2018) akhirnya terkuak. Kecelakaan maut dengan truk tronton itu ternyata diduga dipicu oleh kenekatan dua pelajar untuk mendahului truk tanpa memperhatikan situasi dari lawan arah.

Sejumlah saksi mata menuturkan, korban terlihat nekat memaksakan mendahului truk dan tak mengira dari depan ada tronton dalam jarak sangat dekat.

“Motor mau nyalip truk tapi nggak nyandak. Dari depan ada tronton dan langsung kena tronton, ” ujar Sugeng (44) warga Sumberejo, Mondokan.

Sementara, satu pelajar yang membonceng, Faris Rahmadiah (16) asal Perumnas Kamolan, Blora dilaporkan masih koma. Pelajar yang membonceng sepeda motor Yamaha R15 K 3494 CE yang dikendarai temannya,  Ahmad Rifai (16) asal Sonorejo RT 2/4, Blora itu dikabarkan belum sadarkan diri. Ahmad sendiri tewas di lokasi kejadian dengan luka parah di bagian paha, lutut,  dan dahi pecah.

Baca Juga :  Bambang Resmi Daftar Cawabup, Pengamat Sebut Bisa Goyahkan Peta Politik Pilkada Sragen. Sinyal PDIP Usung Cabup-Cawabup Sendiri? 

“Untuk yang membonceng, masih dirawat di RS Solo. Kondisinya masih belum sadarkan diri. Tangan kanannya patah, ” ujar salah satu penyidik Polres, Selasa (17/7/2018).

Kecelakaan maut itu sendiri terjadi pukul 06.30 WIB. Keduanya menggasak truk tronton S 8755 UX, yang dikemudikan Robiantoro (22) asal Balapulang,  RT 1/2, Tegal dan penumpangnya Supardi (28), Luwung, Cirebon.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Tangkil Sragen, Mobil Panther Gasak Pemotor Hingga Tewas Mengenaskan

Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman membenarkan kecelakaan tersebut. Menurutnya sesaat setelah kejadian, tim langsung datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban dan olah TKP.

“Saat ini masih dalam penyelidikan. Kendaraan yang terlibat sudah diamankan sebagai barang bukti, ” paparnya Senin (16/7/2018). Wardoyo

 

Loading...