loading...
Loading...
Menko Polhukam, Wiranto saat memimpin prosesi pemakaman cucunya di Makam Keluarga Delingan, Karanganyar, Jumat (16/11/2018). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR – Menko Polhukam Jenderal (Purn) Wiranto berduka. Salah satu cucu kesayangannya yang masih balita, Ahmad Daniyal Alfatih meninggal dunia.

Jenasah bocah berusia 1 tahun 4 bulan itu dimakamkan di makam keluarga, Kelurahan Delingan, Karanganyar.

Cucu kesayangan itu berpulang setelah terpeleset dan jatuh ke kolam.

Jenasah Ahmad dibawa ambulance milik RSUD dr Arif Zainudin tiba diareal pemakaman sekira pukul 08.55 WIB, Jumat (16/11/2018).

Baca Juga :  Derita Maryadi-Harnita, Pasutri Miskin di Tawangmangu Karanganyar Penderita Jantung Bocor dan Kanker. Tak Punya Biaya, Anak Terpaksa Diikutkan Kerabat 

Saat tiba di areal pemakaman keluarga, ayah dari almarhum Ahmad Daniyal Alfatih, Abdi Setiawan yang menggunakan pakaian Gamis keluar sambil menggendong jenazah anaknya.

Begitu tiba, Abdi Setiawan langsung masuk ke areal pemakaman. Diikuti sang kakek dari Ahmad Daniyal Alfatih, Wiranto.

Tak ada sepatah kata yang keluar dari Wiranto. Meski terlihat tegar, namun  kesedihan yang mendalam akan kehilangan cucu kesayangannya yang masih berusia 1 tahun 4 bulan ini terlihat.

Baca Juga :  12 Peserta Diplomat Success Challenge X akan Bertarung di De Tjolomadoe dalam Final Day

Begitu pula keluarga lainnya, terlihat raut wajah kesedihan yang sangat mendalam. Bahkan Ibu dari almarhum, Amelia Sianti terlihat berulang kali menyeka air mata dengan sapu tangan yang digenggamnya.

Sebelum prosesi pemakaman, Wiranto mengungkapkan rasa terimakasih pada semua pihak yang telah membantu memperlancar prosesi pemakaman cucu kesayangannya ini.

Achmad yang baru berusia 1 tahun 4 bulan itu meninggal akibat terpeleset dan tenggelam di kolam ikan yang ada di rumahnya. Jenazah dimakamkan di pemakaman keluarga di Delingan, Karanganyar.

Baca Juga :  DPRD Karanganyar Geram Ada Pasutri Miskin Didera Penyakit Kronis Tak Dapat Pengobatan Gratis. Sebut Pendataan Warga Miskin Tidak Maksimal! 

Wiranto menyebut keluarga telah mengikhlaskan kepergian cucunya.

“Dia pergi dalam kondisi seperti kertas putih, belum memiliki dosa,” katanya.

Dia juga menyatakan terima kasih terhadap masyarakat yang memberikan simpati terhadap keluarganya yang tengah berduka. Wardoyo

 

Loading...