JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Hadapi Nataru, PLN Solo Siapkan 215 Trafo

Ilustrasi. pexels
Ilustrasi. pexels

SOLO–  PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Surakarta menyiapkan 215 unit trafo tambahan dalam rangka menghadapi Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Trafo-trafo tambahan tersebut nantinya akan ditempatkan di setiap unit layanan.

Menurut Manajer UP3 PLN Surakarta, Mundhakir, selain trafo tambahan PLN juga menyiapkan trafo mobile yang dapat digunakan sewaktu-waktu dalam kondisi penting.

“Nantinya trafo ini akan kami tempatkan di setiap unit pelayanan, selain itu kami juga menyiapkan trafo ‘mobile’,” urainya usai Kegiatan Apel dan Gelar Peralatan UP3 Surakarta dan Sukoharjo di Kantor PLN Surakarta, Kamis (20/12/2018).

Dikatakan Mundhakir, pihaknya juga telah melakukan pengecekan personel terkait instruksi kerja dan kesiapan peralatan yang akan digunakan. Selain itu, dalam waktu dekat ini PLN juga akan melaksanakan uji kompetensi petugas PLN di lapangan untuk memastikan bahwa kemampuan mereka memadai.

Baca Juga :  Puluhan Orang Terjaring Razia Masker Malam Hari di Plaza Manahan Solo, Bukan Bersihkan Sungai Tapi ini Sanksinya

“Pada prinsipnya kami ingin memberikan kenyamanan kepada masyarakat pada libur Natal dan Tahun Baru 2019. Upaya ini kami lakukan mengingat di beberapa daerah diprediksikan akan mengalami lonjakan pemakaian pada momentum libur akhir tahun tersebut,” imbuhnya.

Di sisi lain, memasuki musim hujan saat ini PLN menyiagakan 520 personel peyugas untuk mengatasi adanya gangguan listrik.

“Saat ini sudah memasuki musim hujan dan ada beberapa daerah yang rawan bencana sehingga berpotensi mengganggu aliran listrik. Terkait hal itu kami menyiagakan 520 petugas dengan harapan jika ada gangguan maka akan cepat tertangani,” ungkapnya.

Baca Juga :  AMAN Gencar Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan dan Tangkal Hoax Soal Wabah Covid-19

Sementara itu, terkait dengan persediaan cadangan daya saat ini, untuk siang hari sebesar 1.718 MW dan malam hari sebesar 1.213 MW.

Pada kesempatan yang sama, Wakapolresta Surakarta AKBP Andy Rifai mengatakan Kepolisian sebagai pemangku keamanan mengimbau agar masyarakat memastikan meninggalkan rumah dalam kondisi aman.

“Kebanyakan yang terjadi kebakaran rumah karena korsleting listrik. Selain itu, Solo kan termasuk kota tujuan wisata jadi kalau ada kegiatan masyarakat yang membutuhkan aliran listrik harus koordinasi terlebih dahulu dengan PLN,” pungkasnya. Triawati PP