
KARANGANYAR- Kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR) Kabupaten Karanganyar kembali membagikan 650 sertifikat hak milik perseorangan dan instansi di Desa Kalisoro, Tawangmangu, Senin (14/1/2019). Pembagiannya telah sampai ke separuh penduduk sasaran Program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) 2018 di 74 desa.
“Untuk 34.500 sertifikat, sudah selesai semua. Bidang tanahnya ada di 74 desa. Saat ini, pembagiannya secara maraton. Kira-kira separuhnya sudah kelar,” kata Ketua Pokja II, IV dan VI Tahun 2018, Teguh Triastono.
Di Desa Kalisoro, sasaran PTSL di 725 bidang. Sertifikat yang belum dibagikan, kini masih diproses dan akan diserahkan ke warga pemiliknya di kemudian hari.
Dijelaskannya, kantor ATR/BPN menargetkan penyempurnaan peta lengkap melalui PTSL. Dalam pemetaan itu memuat pengembangan informasi geospasial terpadu berbasis peta bidang tanah.
Pada 2019, pihaknya bertugas meregistrasi 10 bidang sertifikat tanah berstatus hak milik perseorangan maupun instansi. Berbagai kondisi diklasifikasikan ke K1 pada proses normatif, K2 untuk kasus sengketa, K3 untuk pemilik luar kota dan K4 yang membutuhkan pemetaan koordinat.
“PTSL 2018 selesai meregistrasi 34.500 bidang. Yang sulit-sulit, sengaja digarap di 2018. Sekarang, lokasi PTSL di daerah datar. Tidak banyak sengketa juga. Banyak yang masuk K1 dan K4,” katanya.
Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto meminta warga penerima sertifikat, segera menggandakannya. Salinan tersebut sebagai pegangan jika membutuhkan untuk keperluan administratif. Misalnya mengajukan pinjaman modal ke bank. Wardoyo