loading...
Loading...
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni saat memberikan pengarahan kepada honorer penyuluh pertanian. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menghadiri sosialisasi penerimaan calon Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I tahun 2019 untuk jabatan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari eks Tenaga Honorer K-II serta dari Tenaga Harian Lepas (THL) Tenaga Bantu (TB) Penyuluh Pertanian Pemerintah Kabupaten Sragen, di Aula Dinas Pertanian Sragen kemarin.

Berdasarkan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia tanggal 4 Februari 2019 perihal pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Tahap I tahun 2019 jumlah Eks Tenaga Honorer K2 dan THL – TB Pemkab Sragen berjumlah 724, diantaranya Tenaga Guru sejumlah 540 orang, Tenaga Kesehatan 89 orang dan Tenaga Penyuluh Pertanian 95 orang.

Baca Juga :  Kasus Penipuan Janda Tajir Asal Karangmalang Sragen, Polisi Amankan BPKB dan 17 Lembar Bukti Transer Senilai Rp 66 Juta

Turut hadir dalam kegiatan ini, Sekda Sragen Tatag Prabawanto, Asisten I dan II, Kepala BKPP Sragen Sarwaka, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sragen Muhamad Djazairi, Kepala Dinas Pertanian Sragen, Eka Rini Mumpuni Titi Lestari dan diikuti oleh ratusan eks Tenaga Honorer K-II serta THL – TB Penyuluh Pertanian.

Bupati menjelaskan jumlah data yang diterima dari Kemenpan RB setelah dilakukan verifikasi di dinas terkait Pemkab Sragen membuka formasi penerimaan PPPK tahap I tahun 2019 sejumlah 689 pegawai.

Baca Juga :  Berkat Kesetiaan, Nasabah BRI Sragen Asal Gambiran Ketiban Mobil Grand Livina dari Program Panen Hadiah Simpedes 2019

“Tenaga Guru ada 540 orang, Tenaga Kesehatan sejumlah 68 orang dan Tenaga Penyuluh Pertanian sebanyak 81 orang” jelas Bupati.

Bupati menekankan bahwa pelaksanaan ujian penerimaan PPPK di Kabupaten Sragen sangat transparan semua melalui sistem. Lalu mengingatkan kepada para peserta agar tidak mudah terpengaruh dengan orang atau calo yang mengaku bisa membantu kelulusan dengan meminta sejumlah uang.

“Semua tahapan harus diikuti, Jangan percaya sama calo yang mengatasnamakan kami.  Apabila beredar ada orang yang menyalahgunakan penerimaan PPPK pakai uang, saya akan usut sampai tuntas,” tegas Bupati.

Baca Juga :  Video: Ini Sosok Bu Lis Asal Sragen Yang Disebut Sandiaga di Debat Cawapres!

Bupati juga meminta semua harus percaya diri dengan kemampuan masing-masing. Untuk itu ia berharap tetap percaya diri dan sinau. Ia yakin paea peserta bisa karena itu sudah kerjaan harian mereka. Wardoyo

 


Loading...