loading...
Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati memenuhi panggilan pemeriksaan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sragen, Kamis (11/4/2019). Bupati dipanggil untuk diperiksa perihal laporan indikasi ketidaknetralannya dalam foto pose satu jari saat hadir di acara wayangan Bawaslu 30 Maret silam.

Bupati hadir di Bawaslu sekitar pukul 08.00 WIB. Selama satu jam, orang nomor satu di jajaran Pemkab Sragen itu diperiksa dan dicecar banyak pertanyaan oleh tim Bawaslu.

“Iya tadi kita sudah kami periksa. Satu jam dari jam 08.00-09.00 WIB. Yang pertama kita periksa secara umum apakah sehat dan mau dimintai keterangan,” papar Ketua Bawaslu Sragen, Dwi Budi Prasetya, Kamis (11/4/2019).

Baca Juga :  Berkah Hari Lebaran, 213 Narapidana Lapas Sragen Dapat Remisi Hukuman. Kalapas Pesan Napi Asimilasi Perbaiki Diri dan Tak Berulah Lagi!

Kemudian, pertanyaan menyangkut agenda 30 Maret di acara wayangan yang digelar Bawaslu. Bupati ditanya perihal sambutannya apa saja, kemudian di acara talkshow yang dijawab saat itu mengajak masyarakat untuk tidak Golput pada Pemilu 2019.

Lalu pertanyaan berlanjut terkait pose satu jari di acara foto bersama. Menurutnya jawaban bupati, saat dimintai foto bersama Forkompida yang pertama gaya resmi.

Yang kedua, fotografer meminta gaya bebas. Kebanyakan memang mengepal dan bupati juga sempat mengepal. Namun kemudian mengakui sempat mengacungkan jarinya sebagai tanda saya adalah orang nomor satu di Sragen.

Terpisah, Bupati Sragen kepada wartawan membenarkan sudah diperiksa Bawaslu. Terkait dengan pose satu jari yang dipersoalkan, ia menjawab bahwa pada saat pose pertama gayanya memang ngapurancang alias gaya resmi.

Baca Juga :  Warga Tanon Sragen Yang Meninggal Dunia PDP Corona Ternyata Punya Riwayat Pulang dari Jakarta. Berasal Dari Ketro, Kerja di Pabrik, Begini Riwayat Lengkap Gejalanya!

“Nah saat take yang kedua, fotografer minta semua gaya bebas. Reflek saya begini (acungkan satu jari). Namanya gaya bebas kan. Saya bupati orang nomor satu di Sragen, ya refleknya begini (mengacungkan satu jari). Kenapa harus dipertanyakan,” tuturnya.

Yuni menegaskan ia tak ada niatan atau kesengajaan untuk pose yang terkait politik atau Pemilu. Apalagi berkampanye. Wardoyo