loading...
Loading...
Ilustrasi pengeroyokan

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM- Anggota DPRD Karanganyar sekaligus Ketua DPC Hanura, Putut Hartanto tak menampik sudah dimintai keterangan oleh Satreskrim Polres Karanganyar. Putut yang bersama anaknya dilaporkan atas kasus dugaan pengeroyokan mengklaim persoalan itu akan diselesaikan secara kekeluargaan dengan korban.

Hal itu disampaikan kepada wartawan Jumat (12/4/2019). Ketika dikonfirmasi awak media melalui telepon selularnya, Putut berharap agar kasus yang membelitnya dapat diselesaikan melaluimediasi.

Menurutnya, persoalan antara dirinya dengan pelapor, sebenarnya sudah tidak ada masalah.

“Antara saya dengan pelapor sudah tidak ada masalah. Saya ingin, kasus ini segera selesai melalui jalur mediasi dan pelapor mencabut laporannya,” kata Putut melalui telepon selularnya, Jumat (12/04/2019) sore.

Baca Juga :  Hasil Perhitungan Suara Pilpres 2019 di Karanganyar, Jokowi-Maruf Unggul Telak 80 %, Prabowo-Sandi Raup 20 % 

Putut juga mengaku telah dimintai keterangan oleh tim penyidik Sat Reskrim Polres Karanganyar.

“Memang betul saya telah dimintai keterangan. Namun sekali lagi, saya berharap agar bisa diselesaikan dengan mediasi,” ujarnya singkat.

Putut juga mengaku telah dimintai keterangan oleh tim penyidik Sat Reskrim Polres Karanganyar.

“Memang betul saya telah dimintai keterangan. Namun sekali lagi, saya berharap agar bisa diselesaikan dengan mediasi,” ujarnya.

Putut dilaporkan ke Polres Karanganyar, Kamis (11/04/2019) malam. Pimpinan DPC Partai Hanura itu dilaporkan karena diduga melakukan penganiayaan terhadap Grudug Subroto (41) warga Dukuh Jloko Wetan RT 1/15, Desa Plosorejo, Kecamatan Matesih, Karanganyar.

Baca Juga :  Daftar 10 Caleg Dapil 2 DPRD Karanganyar Peraih Suara Terbanyak pada Pemilu 2014. PDIP dan PKS Mendominasi, Suparmi Golkar Raih Suara Tertinggi 

Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi, melalui Kasat Reskrim, AKP Purbo Adjar Waskito membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Putut Hartanto tersebut.

Menurut Kasat Reskrim, kasus ini bermula ketika pada hari Rabu (10/04/2019) sekitar pukul 02.00 dinihari, korban didatangi oleh M Irfan, yang merupakan anak terlapor.

Saat itu, M Irfan diminta untuk datang ke rumah dan menemui pelaku, Putut Hartanto.

Tidak lama kemudian, korban datang ke rumah Putut. Sesampainya di rumah, terlapor langsung emosi dan menantang korban untuk berkelahi.

Baca Juga :  Saat Ditemukan Meninggal, Anggota DPRD Sragen Sugimin Masih Kenakan Seragam Partai. Mobil dan HP Dilaporkan Hilang

Sempat terjadi adu mulut, sebelum akhirnya terjadi pengeroyokan yang dilakukan oleh M Irfan dan Putut Hartanto.

Pengeroyokan yang dilakukan oleh terlapor dan anaknya tersebut, mengakibatkan korban mengalami luka memar dimata bagian kanan. Wardoyo

 

 

 

 

Loading...