loading...
Loading...

 

SUKOHARJO (JOGLOSEMARNEWS.COM)-Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyanjung kemajuan pesat yang dijalani Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Hal itu dilihat dari kualitas akademiknya yang tidak kalah bersaing dengan perguruan tinggi terkemuka lainnya di tanah air. Kemudian fasilitas bangunan dan serapan mahasiswa juga sangat besar.

Pernyataan Haedar Nashir itu disampaikan saat mengisi Pengajian Ramadhan 1440 H yang diselenggarakan UMS bersama PP Muhammadiyah yang berlangsung di Auditorium Mohammad Djazman UMS, Sabtu (25/5/2019) lalu.

Dalam siaran pers yang dikirim Humas UMS kepada redaksi Joglosemarnews disebutkan, Haedar Nashir menyanjung UMS karena institusi perguruan tinggi ini tak hanya mengantongi akreditasi A, namun mampu bersaing dengan perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Kualitas akademik dan daya serap mahasiswanya juga sangat besar.

“Sebanyak 50 persen lebih prodinya sudah berstatus akreditasi A. Kita bangga UMS maju kualitas akademik dan kualitas sarana prasarananya, serapan mahasiswanya juga sangat besar. UMS termasuk institusi yang terakreditasi A, secara akademik sudah unggul,” terang Haedar Nashir.

Menurutnya, dari prestasi itu menunjukan konsistensi Muhammadiyah dalam membangun Sumber Daya Manusia bangsa Indonesia yang berkualitas. “Ini menunjukan bahwa Muhammadiyah ingin terus berbuat yang terbaik membangun kualitas SDM, yang itu sebenarnya jadi pertaruhan Indonesia. Jadi siapapun yang memimpin negeri ini tidak bisa lepas dari tantangan terbesar kita adalah SDM, dan Muhammadiyah terus berusaha membangun kualitas SDM,” lanjutnya.

Baca Juga :  UMS Tambah Dua Guru Besar dari Fakultas Farmasi

Sebelumnya dalam laporannya, Rektor UMS Dr Sofyan Anif M.S.i mengatakan bahwa UMS telah menyandang status terakreditasi A. Yang lebih menggembirakan lagi, berdasarkan laporan Lembaga Penjaminan Mutu (LJM) UMS, Program studi terakreditasi A sebanyak 26 prodi, sedangkan 25 Program Studi lainnya terakreditasi B. Dan UMS sudah tidak memiliki Prodi terakreditasi C. “Artinya apa, jumlah prodi kita sudah lebih dari 50 persen terakreditasi A. Kita terus melakukan pengembangan supaya Prodi yang masih B, segera menjadi A,” lanjutnya.

Dari aspek prestasi rangking Perguruan Tinggi, lanjut Sofyan Anif, baru saja diumumkan UMS dinobatkan sebagai PTS terbaik Nasional tahun 2019 versi Uni Rank. Jika digabungkan dengan rangking PTN, UMS berada di urutan nomor 10. “4ICU merangking 13 PTN/PTS terbaik nasional, dan UMS satu-satunya PTS yang masuk di dalamnya. Jadi prestasi ini menunjukan kita sebagai PTS terbaik nasional dan bersaing dengan perguruan tinggi besar lainnya di tanah air,” jelas Rektor disambut tepuk tangan para tamu undangan.

Ditambahkannya, disusul prestasi Perpustakaan UMS yang terakreditasi A dan Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat masuk dalam kategori Cluster Mandiri. Kaitannya dengan Sumber Daya Manusia, dari 630 tenaga pendidik, yang sudah lulus S3 sebanyak 167 orang, dibarengi dengan SDM yang sedang studi S3 sejumlah 103 orang. Artinya sudah 40 persen SDM di UMS sudah atau sedang studi S3.

Baca Juga :  Mahasiswa FH UNS Raih Juara Umum dalam Ubaya Law Fair 2019

“Untuk lebih meningkatkan SDM di UMS, maka dibuat beberapa program seperti Akselerasi Doktor. Program tersebut berupa Smart Ph.D Partnership antara UMS dengan Perguruan Tinggi Malaysia khususnya UPSI, Pengiriman Beasiswa ke Luar Negeri, Perekrutan Doktor baru dan Studi Lanjut S3 secara regular,” katanya.

Program selanjutnya yaitu Akselerasi Guru Besar, saat ini UMS sedang melakukan pendampingan kepada 55 Doktor dan Lektor kepala untuk menjadi guru besar. Ditargetkan akselerasi tersebut selesai semua sampai tahun 2021.(Triawati P)

Loading...