JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Ormas Banser-Anshor Sragen Kompak Tolak Keras Gerakan People Power. Dinilai Ganggu Kedaulatan, Serukan NKRI Harga Mati

Ketua Banser Sragen, Agus Indarto bersama anggota saat menyerukan penolakan gerakan people power Jumat (17/5/2019). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ketua Banser Sragen, Agus Indarto bersama anggota saat menyerukan penolakan gerakan people power Jumat (17/5/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM  Ormas Banser dan Anshor Kabupaten Sragen menyatakan menolak keras gerakan penggalangan massa atau people power terkait hasil Pemilu.

Sikap itu dinyatakan dalam deklarasi terbatas GP Anshor dan Banser Sragen, Jumat (17/5/2019). Deklarasi dipimpin Ketua Banser Kabupaten Sragen, Agus Indarto.

Baca Juga :  Geger Kemunculan Makhluk Diduga Jenglot di Dekat Bendungan Mondokan Sragen. Berambut Panjang, Ada Dua Taring

Bersama beberapa anggota Banser dan Anshor, ia serentak menyatakan Anshor dan Banser Korcam Kabupaten Sragen menyatakan menolak dengan keras aksi people power.

Pasalnya aksi people power akan mengganggu kedaulatan NKRI dan keutuhan bangsa.

“Kami Anshor dan Banser Kabupaten Sragen menolak dengan keras people power yang akan mengganggu kedaulatan NKRI. NKRI harga mati,” serunya Jumat (17/5/2019).

Baca Juga :  Bupati Sragen Belum Berani Jamin Sekolah-Sekolah Bisa Buka Kembali 13 Juli 2020. Ini Masalahnya!

Mewakili Banser dan Anshor, Agus juga mengapresiasi KPU, Bawaslu, TNI dan Polri yang sudah berperan menyukseskan Pemilu 2019. Wardoyo