JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Tim Verifikasi dari Kementerian Mendadak Terjun ke Karanganyar. Ini Bocorannya 

Foto/Humas
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Sarana pendukung di Karanganyar untuk menuju Kabupaten Layak Anak (KLA) dinilai sudah cukup bagus.

Kabupaten di kaki Gunung Lawu ini memiliki sekolah ramah anak,puskesmas ramah anak, taman ramah anak, serta kebijakan administrasi untuk pemenuhan hak anak, yang merupakan beberapa indikator untuk bisa ditetapkan sebagai KLA.

Hal itu disampaikan Doktor Hamid Patilima, anggota Tim Verifikasi KLA di sela verifikasi lapangan indikator KLA di Karanganyar, Senin (6/5/2019).

“Verifikasi ini untuk memastikan, apakah evaluasi mandiri yang dilakukan kabupaten melalui gugus tugasnya terhadap indikator KLA benar atau tidak. Ada 24 indikator KLA yang harus dipenuhi,” katanya.

Baca Juga :  Kembali Melonjak, 2 Warga Karanganyar Ditemukan Positif Terpapar Covid-19. Berasal dari Colomadu dan Tasikmadu. Total 14 Warga Positif Dirawat

Di antaranya pemenuhan hak sipil anak, seperti pemenuhan akta kelahiran hingga keberadaan forum anak. Kemudian keberadaan ruang bermain ramah anak, serta lembaga pengasuhan anak.

Juga pelayanan kesehatan ramah anak, sekolah ramah anak, hingga perlindungan terhadap anak dari kekerasan.

“Karanganyar sejauh pengamatan kami sudah bagus. Ada puskesmas ramah anak, kebijakan tentang pembuatan akta kelahiran yang cepat, sekolah ramah anak, dan sebagainya. Dukungan dari pemerintah, masyarakat, pengusaha dan media juga ada,” jelasnya.

Baca Juga :  Dapat Restu Jokowi, Pemkab Karanganyar Langsung Kebut Perubahan Anggaran. Anggaran Refokusing Covid-19 Rp 247 Miliar Diperkirakan Hanya Sisa Rp 5-10 Miliar

Tim verifikasi tersebut dikirim Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dan bekerja secara independen.

“Mereka melakukan pengecekan, terhadap indikator KLA yang ada di Karanganyar. Mulai dari berkunjung ke LKSA Anugerah di Tohudan, Colomadu, puskesmas ramah anak di Colomadu dan Kebakkramat, Taman Harmoni di Pulosari, Kebakkramat, SDN 3 Karanganyar mewakili sekolah ramah anak, dan sebagainya,” katanya.

Dia berharap, hasil penilaian pada tahun ini bisa mengantarkan Karanganyar menyandang predikat KLA. Wardoyo