JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Aktivis Sragen Sebut Kasus Agus Fatchur Rahman Ditengarai Terkait 3 Kekhawatiran Besar. Salah Satunya Pilkada 2020 dan Skenario Politik Dinasti

Mantan Bupati Sragen, Agus Fatchur Rahman didampingi kuasa hukumnya saat menjalani pemeriksaan di Kejari Sragen sebelum ditahan Jumat (14/6/2019). Foto/Wardoyo
Mantan Bupati Sragen, Agus Fatchur Rahman didampingi kuasa hukumnya saat menjalani pemeriksaan di Kejari Sragen sebelum ditahan Jumat (14/6/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Penetapan tersangka dan penahanan mantan Bupati Sragen, Agus Fatchur Rahman yang dituduh tersangkut kasus Kasda semasa pemerintahan Untung Wiyono, dinilai kental bernuansa politis.

Salah satu aktivis Sragen, Eko Joko Priharyanto menengarai diseretnya Agus FR dalam kasus yang sudah membui Untung Wiyono, Kusharjono dan Sri Wahyuni itu karena ada kekhawatiran berlebih dari rival politik di Sragen.

“Kami melihat ada rasa takut yang berlebihan dari lawan terhadap AFR. Pertama takut kalau  AFR jadi DPR RI. Kedua, takut kalau AFR kembali bertarung di Pilkada 2020,” paparnya Minggu (16/6/2019).

Baca Juga :  Ketahuan Nunggak 7 Tahun, Pengusaha Batik Agus Akhirnya Pasrah. Langsung Transfer Rp 18 Juta dan Siap Bongkar Kios

Kemudian, kekhawatiran ketiga adalah ketakutan jika skenario politik dinasti yang mereka coba bangun, akan mengalami kegagalan.

“Tapi kami yakin, ini bukanlah lembaran terakhir seorang AFR. Tapi ini justru lembar pertama dalam episode yang berbeda. Episode cobaan untuk nanti akhirnya akan kita rebut kembali hati rakyat Sragen,” katanya.

Ketua Tim Advokat Jas and Partners, Zam Zam Wathoni, yang menjadi kuasa hukum Agus, seusai mendampingi Agus ke Lapas Sragen, Jumat (14/6/2019) menilai tindakan penetapan tersangka dan penahanan terhadap kliennya juga terkesan dipaksakan. Karena sejak awal pihaknya melihat bahwa perkara Kasda Sragen sudah selesai, inkrah dan dieksekusi.

Baca Juga :  Parah, Motor Dinas Kades di Sragen Kepergok Dinaiki Anak SMA ke Sekolah

Kerugian negara juga sudah dikembalikan oleh para terpidana dalam kasus korupsi Kasda baik Untung Wiyono, Kusharjono maupun Sri Wahyuni.

“Mau dikorek-korek apalagi wong semua sudah selesai dan kerugian negara sudah dikembalikan oleh para terpidana itu. Karenanya kami akan melakukan upaya hukum sesuai dengan hukum acara lewat praperadilan,” terangnya.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com