loading...
Loading...
Ilustrasi kebakaran

REMBANG, JOGLOSEMARNEWS.COM– Kebakaran hebat terjadi di Dukuh Punggul RT 4/RW 3 Desa Sendang Mulyo (Ngiri), Kecamatan Bulu, Rembang pada hari Jum’at (21/6/2019) sekitar pukul 00.00 WIB dini hari.

Kapolsek Bulu Polres Rembang AKP Sukiyatno mengatakan sedikitnya empat unit rumah ludes dalam kejadian ini, dan empat rumah lain terbakar sebagian.

Empat unit rumah yang rata dengan tanah adalah milik Suwono, sedangkan dua rumah yang terbakar sebagian milik Rika, dan dua rumah lainnya milik Suranti.

Baca Juga :  Ada MOS Tewaskan Siswa di SMA Taruna, Kapolsek Dukun Langsung Terjun Sambangi MTS Aswaja 

Meski tak ada korban jiwa, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Dengan dibantu warga, pihak pemadam kebakara menerjunkan satu armada pemadam, dan enam mobil tangki. Api baru padam pada pukul 04.00 WIB pagi.

“Api membakar empat rumah Suwono, lalu menjalar ke empat rumah,” jelas Kapolsek dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Saat petugas pemadam kebakaran sampai di lokasi api masih membakar empat rumah milik Suwarno, sulitnya akses menuju lokasi kejadian dan ditambah kencangnya angin membuat api cepat membesar dan merembet ke bangunan lain.

Baca Juga :  Pelaku Pembunuhan Sadis Wanita PNS Dimutilasi dan Dibakar di Banyumas Terancam Hukuman Mati 

Sedangkan empat rumah milik Rika dan Suranti terbakar sebagian, diperkirakan 50 sampai 60 persen.

“Waktu mobil pemadam kebakaran sampai kesana api sudah membakar empat rumah itu. Karena akses agak sulit ditambah angin api mudah merembet ke bangunan lainnya,” kata Kapolsek.

Pihak pemadam kebakaran Sarpani mengaku mendapatkan laporan dari seorang warga setempat yang datang ke Pos Damkar di Jalan Pemuda.

Baca Juga :  Beberapa Bulan Kenal di Facebook, Gadis Asal Mijen Semarang Diajak Jalan-jalan dan Digilir 3 Lelaki di Semak-semak

“Semalam itu ada seorang warga Desa Ngiri yang kebetulan bekerja di Pasar Rembang mendapatkan kabar dari tetangganya jika ada tiga rumah yang terbakar. Lalu dia mampir ke pos kami,” pungkas Sarpani.

Mengenai jumlah kerugian, pihak pemerintah desa belum dapat memperkirakan jumlah kerugian, karena masih dalam pendataan mengenai apa saja benda berharga yang terbakar didalam rumah tersebut. JSnews

Iklan
Loading...