JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tragis, Pemudik Asal Wonogiri Tewas Saat Sampai di Sragen. Sempat Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Tepi Jalan 

Kapolsek Sragen, Iptu Mashadi saat memimpin identifikasi jasad pemudik asal Wonogiri di RSUD Sragen. Foto/Wardoyo
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Kapolsek Sragen, Iptu Mashadi saat memimpin identifikasi jasad pemudik asal Wonogiri di RSUD Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM  Kisah tragis arus mudik terjadi di Sragen. Seorang pemudik asal Surabaya, yang menempuh perjalanan ke Wonogiri, ditemukan mendadak ambruk dan tak sadarkan diri sesampai di Sine, Sragen.

Sempat dilarikan ke rumah sakit, korban akhirnya meninggal dunia. Insiden tragis itu terjadi Sabtu (1/6/2019) dinihari pukul 00.38 WIB. Korban diketahui bernama Moch. Zainul Arifin (46) warga Kapas Baru RT 15/7, Kapasmadya Baru, Kota Surabaya, Jawa Timur.

Data yang dihimpun di lapangan, kejadian bermula ketika Pos Siaga Lebaran BPBD dan Relawan Sragen mendadak menerima laporan bahwa ada orang pingsan di Jalan Raya Sukowati, Gambiran, Sine barat Traffic Light Gambiran.

Baca Juga :  (Bag 4) Kisah Haru Perjuangan Ervan,  Bocah Asal Sragen 11 Tahun Hilang di Jakarta Akhirnya Bisa Bertemu Keluarganya. Lepas dari Sindikat Pengamen Berkat Razia Satpol PP, Sempat Punya 4 Nama Hingga 4 Kali Ganti Orangtua Asuh

Petugas Posko PMI bersama PSC119 Sragen langsung merespon dan mengevakuasi korban dengan menggunakan Ambulans PMI.

Korban langsung diberikan pertolongan pertama dengan memberikan terapi oksigen di tempat dan melakukan tensi pada korban.

“Melihat hasil assesment perlu dirujuk, akhirnya korban dievakuasi ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Namun sesampai di RSUD, korban tak terselamatkan,” papar Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kapolsek Sragen, Iptu Mashadi kepada JOGLOSEMARNEWS.COM .

Kapolsek menguraikan korban adalah pemudik asal Surabaya yang akan menuju ke Wonogiri itu. Dari hasil pemeriksaan medis, korban diduga kelelahan setelah menempuh perjalanan mudik dari Surabaya.

Baca Juga :  Rayakan HUT ke-56, Golkar Sragen Pilih Tabur Bunga ke Makam Pahlawan dan Santuni Puluhan Anak Yatim. Ada Pembagian 4 Juta Masker Juga 

“Dugaannya terkena serangan jantung. Tidak ada tanda kekerasan atau penganiayaan sehingga jenazah langsung diserahkan ke keluarga untuk dibawa ke kampung halamannya,” paparnya. Wardoyo.